China Open 2019: Jonatan Christie Akui Kerap Buang Peluang

RR Ukirsari Manggalani | Arief Apriadi
China Open 2019: Jonatan Christie Akui Kerap Buang Peluang
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie [Dok. PBSI]

Jonatan Christie menyesalkan kekalahannya di China Open 2019 dan mengakui seperti begini.

Suara.com - Kekalahan mengejutkan didapat Jonatan Christie di babak pertama China Open 2019. Juara Asian Games 2018 itu takluk dari kompatriotnya sendiri, Shesar Hiren Rhustavito, Selasa (17/9/2019).

Mendapat predikat sebagai unggulan keempat, Jojo (sapaan akrab Jonatan) diprediksi bakal melaju mulus ke babak kedua.

Pebulutangkis tunggal putra Jonatan Christie, atau yang akrab disapa Jojo, melaju ke perempat final Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 usai mengalahkan pemain gaek Denmark, Jan O. Jorgensen, Kamis (22/8). [Humas PBSI]
Pebulutangkis tunggal putra Jonatan Christie, atau yang akrab disapa Jojo, melaju ke perempat final Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 usai mengalahkan pemain gaek Denmark, Jan O. Jorgensen, Kamis (22/8). [Humas PBSI]

Namun, fakta yang terjadi justru sebaliknya. Pebulutangkis 22 tahun itu tak mampu membendung letupan kejutan dari Vito, sapaan akrab Shesar, hingga kalah 21-23, 21-18, 10-21.

Jonatan Christie sangat menyesalkan kekalahan ini. Tunggal putra jebolan klub PB Tangkas itu mengakui gagal mempertahankan konsistensi permainan dan membuang peluang.

"Cukup disayangkan di game pertama sudah unggul tapi harus kalah," ujar Jonatan Christie dalam rilis yang diterima Suara.com, Rabu (18/9/2019).

"Padahal saya sudah main dengan strategi yang pas, tapi nggak bisa selesaikan game pertama dengan baik, padahal game pertama itu adalah modal buat game selanjutnya," sambungnya.

Jonatan Christie sejatinya mampu tampil baik di game kedua. Dirinya bisa mengontrol jalannya pertandingan hingga mampu memaksa laga berlanjut hingga rubber game.

Namun, inkonsistensi penampilan jadi bumerang bagi jawara Australia dan New Zealand Open 2019 tersebut. Jojo kerap membuang peluang di game penentuan hingga akhirnya kalah 10-21.

"Di game kedua sudah main ngotot, berani adu net dan drive. Nah, salahnya di game ketiga. Dari awal banyak melakukan kesalahan sendiri," tutur Jojo.

Kekalahan ini membuat rekor pertemuan Jojo dan Vito menipis. Sebelum pertandingan ini, Jonatan Christie telah mengantongi dua kemenangan dan tak sekalipun kalah dari Shesar.

Lebih jauh, kekalahan ini membuat Jojo membuang kesempatan untuk mempertahankan atau bahkan mendongkrak peringkatnya di klasemen Race to Tokyo.

Kekalahan ini, membuat posisi Jonatan Christie yang kini duduk di peringkat kedua Race to Tokyo terancam tergusur.

Hal itu mengingat China Open yang merupakan turnamen BWF World Tour Super 1000 memiliki jumlah poin yang cukup poin besar.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS