Performa Merosot, Fajar/Rian Dinilai Bisa Kalah Saing dengan Pemain Pelapis

Reky Kalumata | Arief Apriadi
Performa Merosot, Fajar/Rian Dinilai Bisa Kalah Saing dengan Pemain Pelapis
Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, terhenti di perempat final SEA Games 2019 usai kalah dari Bodin Isara/Maneepong Jongjit (Thailand), Sabtu (7/12). [Humas PBSI]

Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto tampil buruk di SEA Games 2019.

Suara.com - Pelatih kepala sektor ganda putra pelatnas PBSI, Herry Iman Pierngadi memperingatkan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto usai tampil buruk di SEA Games 2019.

Pelatih berjuluk Naga Api itu tak segan menyebut Fajar/Rian bisa saja kalah bersaing dengan pasangan pelapis bila tidak bisa mengatasi penurunan performa dalam beberapa turnamen terakhir.

Seperti diketahui, Fajar/Rian yang menjadi tulang punggung Indonesia di SEA Games 2019, gagal menjawab ekspektasi. Baik di nomor beregu maupun perorangan mereka tampil buruk.

Di nomor beregu, Fajar/Rian harus menderita satu kekalahan dari dua penampilan yang dijalani. Kekalahan dirasakan peringkat lima dunia itu kala memperkuat skuat Merah Putih di partai final menghadapi Malaysia.

Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, terhenti di perempat final SEA Games 2019 usai kalah dari Bodin Isara/Maneepong Jongjit (Thailand), Sabtu (7/12). [Humas PBSI]
Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, terhenti di perempat final SEA Games 2019 usai kalah dari Bodin Isara/Maneepong Jongjit (Thailand), Sabtu (7/12). [Humas PBSI]

Fajar/Rian yang turun sebagai wakil kedua, nyatanya gagal menyumbang poin. Mereka tak berkutik dari lawannya, Aaron Chia Teng Fong/Soh Wooi Yik, hingga kalah stright game, dengan skor 17-21, 13-21.

Sementara di nomor perorangan, Fajar/Rian yang menjadi unggulan pertama justru tampil melempem. Mendapat jatah bye langsung ke perempat final, mereka gagal memanfaatkan keuntungan.

Berhadapan dengan Bodin Isara/Maneepong Jongjit (Thailand), jawara Korea Open 2019 itu kandas dua game langsung dengan skor 16-21, 21-23.

Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, mendapat arahan dari sang pelatih Herry Iman Pierngadi (kanan) dalam laga melawan Bodin Isara/Maneepong Jongjit (Thailand) di semifinal SEA Games 2019, Senin (2/12). [Humas PBSI]
Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, mendapat arahan dari sang pelatih Herry Iman Pierngadi (kanan) dalam laga melawan Bodin Isara/Maneepong Jongjit (Thailand) di semifinal SEA Games 2019, Senin (2/12). [Humas PBSI]

"Kalau tidak [meningkatkan performa], tahun depan mereka bisa tersusul Wahyu [Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade [Yusuf Santoso] atau bahkan sama Leo [Rolly Carnando]/Daniel [Marthin]," ujar Herry.

"Karena tahun depan kesempatan akan terus terbuka. Siapa yang tidak bisa memanfaatkan kesempatannya, bisa jadi tersusul dengan pemain-pemain lapis lainnya," sambungnya, dalam rilis yang diterima Suara.com, Selasa (10/12/2019).

Herry menjelaskan bahwa Fajar/Rian harus sadar bahwa mereka telah berada dijajaran elit ganda putra dunia. Kondisi itu, lanjut Herry, harus dijadikan motivasi agar bisa tampil lebih baik dari sebelumnya.

"Ini warning buat mereka sendiri. Karena mereka saat ini sudah masuk lima besar dunia, tapi kualitas permainannya masih kurang sesuai. Saya kecewa sekali dengan penampilan mereka di SEA Games saat ini,” pungkasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS