Terbawa Emosi, Petenis Ini Lukai Ayahnya dengan Raket dan Dimarahi Ibu

Rizki Nurmansyah
Terbawa Emosi, Petenis Ini Lukai Ayahnya dengan Raket dan Dimarahi Ibu
Petenis Yunani, Stefanos Tsitsipas, melakukan pengembalian bola Nick Kyrgios (Australia) dalam pertandingan tenis tunggal putra ATP Cup di Brisbane, Selasa (7/1/2020). [AFP/Patrick Hamilton]

"Mungkin karena telah melukai ayah, saya akan dikurung di kamar selama tiga hari," ujar petenis Yunani, Stefanos Tsitsipas.

Suara.com - Stefanos Tsitsipas mengaku tak sengaja telah melukai ayahnya sendiri dengan raket. Petenis Yunani itu mengaku terbawa emosi.

Insiden tersebut terjadi dalam ajang tenis ATP Cup di Brisbane, Australia, Selasa (7/1/2020). Pada laga itu Tsitsipas tengah berhadapan dengan petenis tuan rumah Nick Kyrgios.

Petenis berusia 21 tahun itu terlihat sangat frustasi setelah kehilangan set pertama lewat tie-break.

Kekesalan tersebut diluapkan dengan memukul papan iklan dengan raketnya. Aksinya tak berhenti sampai disitu.

Tsitsipas kemudian memukulkan raketnya dengan sangat keras ke kursinya. Ayunan terakhir tersebut membuat raketnya rusak.

Petenis Nick Kyrgios (Australia) melakukan pengembalian bola Stefanos Tsitsipas dari Yunani dalam pertandingan tenis tunggal putra ATP Cup di Brisbane, Selasa (7/1/2020). [AFP/Patrick Hamilton]
Petenis Nick Kyrgios (Australia) melakukan pengembalian bola Stefanos Tsitsipas dari Yunani dalam pertandingan tenis tunggal putra ATP Cup di Brisbane, Selasa (7/1/2020). [AFP/Patrick Hamilton]

Sialnya bagi Tsitsipas, serpihan dari raket yang dirusaknya itu mengenai lengan kanan sang ayah, Apostolos Tsitsipas.

Apostolos yang juga merupakan pelatih sang anak, saat itu tengah duduk di samping kursi Stefanos.

Setelah kejadian itu, Apostolos pun bangun dan memilih pergi duduk ke tribun sembari memegangi tangannya yang terluka.

"Itu tidak sengaja. Saya tidak bermaksud melakukannya. Sayangnya lepas kontrol (emosi)," ujar Stefanos yang akhirnya kalah dengan skor 7-6 (9-7), 6-7 (3-7), dan 7-6 (7-5).

Peristiwa itu bahkan sempat membuat ibunda Stefanos, Julia yang tengah duduk di tepi tribun, sampai turun tangan.

Julia bangkit dari tempat duduknya, lalu menghampiri dan memarahi Stefanos untuk menghentikan emosinya.

Stefanos yang kini menempati peringkat enam dunia, berkelakar bahwa dirinya akan dihukum oleh sang ayah atas perbuatannya tersebut.

"Mungkin karena telah melukai ayah, saya akan dikurung di kamar selama tiga hari," ujar Stefanos Tsitsipas bercanda, dikutip dari BBC, Rabu (8/1/2020).

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS