Anthony Ginting Menang Mudah di Laga Pembuka Perempat Final BATC 2020

Syaiful Rachman
Anthony Ginting Menang Mudah di Laga Pembuka Perempat Final BATC 2020
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting berhasil menyumbang poin perdana saat tim beregu putra Merah Putih menghadapi Korea Selatan di babak penyisihan Grup A BATC 2020 di Rizal Memorial Coliseum, Manila, Filipina, Rabu (12/2/2020). [Dok. PBSI]

Athony menghadapi Ros Leonard Pedrosa di pertandingan pertama.

Suara.com - Tunggal pertama Indonesia Anthony Sinisuka Ginting melalui partai pertama perempat final Badminton Asia Team Championships (BATC) 2020 dengan cukup mudah dan berhasil menyumbang angka pertama 1-0 atas tim tuan rumah Filipina.

Anthony, yang bermain melawan Ros Leonard Pedrosa, unggul dengan dua gim langsung 21-10, 21-16 dalam pertandingan sepanjang 29 menit di Manila, Filipina, Jumat (14/2/2020).

Menurut laporan laman resmi BWF Badminton, pada gim pertama, pebulu tangkis asal Cimahi Jawa Barat ini mencetak angka tanpa kesulitan. Dalam dua interval, Anthony mencatatkan celah skor yang cukup jauh yaitu 11-2 di interval pertama dan skor akhir 21-10.

Sementara di gim kedua, pertandingan keduanya sedikit berwarna karena Pedrosa sempat memberi perlawanan dengan memanfaatkan sejumlah kesalahan yang dilakukan Anthony. Sempat unggul atas Anthony dengan skor 10-8, namun ia tak mampu mempertahankan kedudukannya itu lebih lama.

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting berhasil menyumbang poin perdana saat tim beregu putra Merah Putih menghadapi Korea Selatan di babak penyisihan Grup A BATC 2020 di Rizal Memorial Coliseum, Manila, Filipina, Rabu (12/2/2020). [Dok. PBSI]
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting berhasil menyumbang poin perdana saat tim beregu putra Merah Putih menghadapi Korea Selatan di babak penyisihan Grup A BATC 2020 di Rizal Memorial Coliseum, Manila, Filipina, Rabu (12/2/2020). [Dok. PBSI]

Anthony balas mengejar hingga skor imbang 10-10 dan terus mencetak angka tanpa memberikan kesempatan bagi Pedrosa untuk mengendalikan permainan.

Tim putra Indonesia yang bermain selanjutnya ialah Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan melawan Peter Gabriel Magnaye/Alvin Morada, Jonatan Christie melawan Lanz Ralf Zafra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto kontra Philip Joper Escueta/Paul John Pantig, dan terakhir Shesar Hiren Rhustavito melawan Solomon Jr. Padiz.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS