Eng Hian: Hasil Undian All England Selalu Keras!

RR Ukirsari Manggalani, Arief Apriadi

Senin, 09 Maret 2020 | 11:23 WIB
Eng Hian: Hasil Undian All England Selalu Keras!
Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, memberikan keterangan pers terkait kemenangan di semifinal Indonesia Masters 2020 melawan Kim So Yeong/Kong Hee Yong (Korsel) di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (18/1). [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang menjadi satu-satunya wakil ganda putri Indonesia di All England 2020, akan langsung berjumpa lawan tangguh di babak pertama.

Peringkat tujuh dunia itu sudah ditunggu wakil Korea Selatan, Chang Ye Na/Kim Hye Rin. Secara head-to-head, mereka tertinggal 1-2 dari peringkat 10 dunia itu.

Pelatih sektor ganda putri PBSI, Eng Hian tak menampik hasil undian yang didapat Greysia/Apriyani cukup menantang. Kendati demikian, juru taktik 42 tahun itu tak terlalu terkejut.

Kepala Pelatih Ganda Putri PBSI, Eng Hian (tengah), diapit pasangan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari saat merebut medali emas Asian Games 2014. [Humas PBSI]
Kepala Pelatih Ganda Putri PBSI, Eng Hian (tengah), diapit pasangan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari saat merebut medali emas Asian Games 2014. [Humas PBSI]

"Drawing All England selalu keras, karena semua pemain melihat turnamen ini sebagai turnamen yang prestis," ujar Eng Hian beberapa waktu lalu.

"Jadi pasti mereka sendiri melihat itu sebagai target dan mendapat tekanan dari dirinya sendiri," tambahnya.

Menurut Eng Hian, yang harus dilakukan Greysia/Apriyani saat ini adalah fokus menghadapi satu persatu pertandingan. Sudah bukan waktunya meratapi hasil undian.

"Jadi dengan kondisi lawan Chang Ye Na/Kim Hye Rin, mestinya sesuatu yang biasa. Di mana pun juga pasti ketemu. Seperti misal di Malaysia (Masters) kemarin, babak pertama ketemu korea yang lain (Baek Ha Na/Jung Kyung Eun)," jelas Eng Hian.

"Bagi saya dan anak-anak ya ini sudah biasa. Mereka Top 8 bisa ketemu siapa saja," tandasnya.

All England 2020 akan berlangsung di Arena Birmingham, Inggris. Sekitar tiga jam perjalanan berkereta dari London, ibu kota Britania Raya. Turnamen bulutangkis tertua di dunia itu dijadwalkan bergulir pada 11-15 Maret mendatang.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hendra/Ahsan 4 Tahun Tak Pernah Menang dari The Minions, Pacquiao vs Garcia

Hendra/Ahsan 4 Tahun Tak Pernah Menang dari The Minions, Pacquiao vs Garcia

Sport | Jum'at, 06 Maret 2020 | 07:05 WIB

10 Kali Beruntun Dikalahkan The Minions, Ahsan: Tunggu Waktu yang Tepat

10 Kali Beruntun Dikalahkan The Minions, Ahsan: Tunggu Waktu yang Tepat

Sport | Kamis, 05 Maret 2020 | 19:42 WIB

Wabah Corona di Wuhan, Kejuaraan Badminton Asia 2020 Direlokasi ke Manila

Wabah Corona di Wuhan, Kejuaraan Badminton Asia 2020 Direlokasi ke Manila

Sport | Rabu, 04 Maret 2020 | 21:17 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Melacak HP Hilang dalam Keadaan Mati atau Tanpa Internet?

Bagaimana Cara Melacak HP Hilang dalam Keadaan Mati atau Tanpa Internet?

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Nasib Hutan Papua jika Burung Cenderawasih Kehilangan Habitat dan Pohon Pakan

Nasib Hutan Papua jika Burung Cenderawasih Kehilangan Habitat dan Pohon Pakan

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Manusia Ditargetkan Kembali Mendarat di Bulan pada 2028

Manusia Ditargetkan Kembali Mendarat di Bulan pada 2028

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:56 WIB

Dulu Benci, Sekarang Relate: Mengapa Squidward Adalah Cermin Pekerja Modern

Dulu Benci, Sekarang Relate: Mengapa Squidward Adalah Cermin Pekerja Modern

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Pria 56 Tahun di Samarinda Ditemukan Bersimbah Darah, Lengan Nyaris Putus

Pria 56 Tahun di Samarinda Ditemukan Bersimbah Darah, Lengan Nyaris Putus

Kaltim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:43 WIB

iPad Lipat Apple Disebut Mirip Huawei MateBook Fold?

iPad Lipat Apple Disebut Mirip Huawei MateBook Fold?

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Duplikasi Gaya Jokowi Elektabilitas KDM Melejit di Bursa Capres 2029

Duplikasi Gaya Jokowi Elektabilitas KDM Melejit di Bursa Capres 2029

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:22 WIB

Nubia REDMAGIC 12 Pro+ Menggoda Gamer, Layar Tanpa Notch dan Kipas 25.500 RPM

Nubia REDMAGIC 12 Pro+ Menggoda Gamer, Layar Tanpa Notch dan Kipas 25.500 RPM

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Periklindo Minta Kepastian Kebijakan Insentif Motor Listrik Demi Kelangsungan Industri

Periklindo Minta Kepastian Kebijakan Insentif Motor Listrik Demi Kelangsungan Industri

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Koalisi 2029 Bisa Goyah! Prabowo Diminta Rem Pernyataan Kontroversial

Koalisi 2029 Bisa Goyah! Prabowo Diminta Rem Pernyataan Kontroversial

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:06 WIB

×