Ini Lho Alasan Ban Motor Balap Diselimuti Sebelum DIpakai

Angga Roni Priambodo

Kamis, 30 April 2020 | 22:07 WIB
Ini Lho Alasan Ban Motor Balap Diselimuti Sebelum DIpakai
Ilustrasi motor MotoGP saat akan berlomba.[MotoGP.com]

Suara.com - Pecinta balap motor khususnya MotoGP, pasti nggak asing melihat ban motor dikasih selimut sebelum balapan dimulai.

Pasti di dalam benak kalian muncul sebuah pertanyaan, kenapa sih kok ban balap dikasih selimut terlebih dahulu sebelum dipakai buat balap.

Ternyata usut punya usut, ada fungsi tersendiri lho ban balap diselimuti sebelum dipakai buat balapan.

Sebelumnya kenalan dulu nama selimut yang dipakai buat menyelimuti ban, tyre warmer. Dari namanya saja jelas kan fungsinya.

Selimut ini digunakan untuk menjaga temperatur ban agar berada dalam kondisi yang diinginkan sebelum dipakai.

Ban Balap MotoGP diselimuti (MotoGP)
Ban Balap MotoGP diselimuti (MotoGP)

Berdasarkan situs MotoGP.com, meningkatkan temperatur ban dengan tyre warmer bisa berguna untuk meningkatkan performa ban.

Tapi apakah benar demikian? Nah menurut Piero Taramasso, bos Michelin Motorsport tyre warmer menjaga ban tetap di level bawah dari rentang penggunaan optimalnya.

Jadi menghangatkan ban ke temperatur dengan tyre warmer itu tidak berdampak signifikan pada performa ban selama balapan.

Hanya saja, menghangatkan ban dengan tyre warmer akan membuat pembalap lebih nyaman saat awal balapan.

baca juga

Pemanasan ban yang sebenarnya itu bukan saat dipanaskan memakai tyre warmer, tapi saat melakukan warm-up lap.

"Dari hasil penelitian kami, penghangatan tidak berdampak pada grip, tapi bisa berfungsi saat warm up," kata Piero Taramasso dilansir dari Motomatters.com.

"Jadi ban memang harus dipakai kira-kira 1 lap dulu untuk bisa panas. Banyak pembalap yang mengeluh grip ban di saat baru dipakai. Tapi itu bukan grip, itu hanya saat warm up, lap pertama atau lap kedua, mungkin kau harus menekan lebih lagi di 1 lap agar bannya dalam kondisi bagus," jelas Taramasso.

Jadi setelah itu, ban hanya membutuhkan setidaknya satu lap untuk bisa digunakan secara optimal.

Nah sudah tahu kan fungsinya sekarang? 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Valentino Rossi Tunda Pensiun, Alex Rins Terkejut

Valentino Rossi Tunda Pensiun, Alex Rins Terkejut

Sport | Kamis, 30 April 2020 | 19:19 WIB

Curhatan Eks Pembalap MotoGP Sebelum Terpaksa Pensiun, Bikin Sedih

Curhatan Eks Pembalap MotoGP Sebelum Terpaksa Pensiun, Bikin Sedih

Sport | Kamis, 30 April 2020 | 14:53 WIB

Petronas Yamaha Siap Berdiskusi dengan Valentino Rossi

Petronas Yamaha Siap Berdiskusi dengan Valentino Rossi

Sport | Kamis, 30 April 2020 | 13:45 WIB

Lama di Rumah, Alex Rins: Rasanya Seperti Semua Pembalap Pensiun

Lama di Rumah, Alex Rins: Rasanya Seperti Semua Pembalap Pensiun

Sport | Kamis, 30 April 2020 | 10:25 WIB

Terkini

Eksploitasi Terselubung: Bahaya Nyata Sharenting bagi Masa Depan Anak

Eksploitasi Terselubung: Bahaya Nyata Sharenting bagi Masa Depan Anak

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:15 WIB

KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS

KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Pabrik Toyota Karawang Pilih Tetap Pertahankan Tenaga Manusia ketimbang Robot

Pabrik Toyota Karawang Pilih Tetap Pertahankan Tenaga Manusia ketimbang Robot

Otomotif | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Siswi Berhijab Nyanyikan Lagu Rohani Kristen, Kepala Sekolah Beri Klarifikasi Mengejutkan

Siswi Berhijab Nyanyikan Lagu Rohani Kristen, Kepala Sekolah Beri Klarifikasi Mengejutkan

Sulsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:08 WIB

Kebutuhan Air Data Center Jatiluhur Dikritik di Tengah Ancaman El Nino: Apa Dampaknya Bagi Warga?

Kebutuhan Air Data Center Jatiluhur Dikritik di Tengah Ancaman El Nino: Apa Dampaknya Bagi Warga?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:07 WIB

About a Place in the Kinki Region Resmi Tayang di Indonesia, Seramnya Beda!

About a Place in the Kinki Region Resmi Tayang di Indonesia, Seramnya Beda!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Pesan Anggota DPR ke Jenderal Suyudi: Hapus No Viral No Justice, Stop Represif ke Rakyat Kecil

Pesan Anggota DPR ke Jenderal Suyudi: Hapus No Viral No Justice, Stop Represif ke Rakyat Kecil

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Praktis Lembapkan Kulit, Ini 5 Sunscreen Spray Ceramide untuk Skin Barrier

Praktis Lembapkan Kulit, Ini 5 Sunscreen Spray Ceramide untuk Skin Barrier

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Relevansi 'Lembaga Budi' Buya Hamka: Saat Kesopanan dan Etika Mulai Luntur di Media Sosial

Relevansi 'Lembaga Budi' Buya Hamka: Saat Kesopanan dan Etika Mulai Luntur di Media Sosial

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:57 WIB

Namu Balai Kota: Wahana Anyar untuk Bertandang, Merawat Tradisi dan Mengintip Birokrasi

Namu Balai Kota: Wahana Anyar untuk Bertandang, Merawat Tradisi dan Mengintip Birokrasi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:57 WIB

×