alexametrics

KONI Pusat Usulkan Tanggal dan Nama Baru untuk PON Papua

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
KONI Pusat Usulkan Tanggal dan Nama Baru untuk PON Papua
Suasana lokasi Venue PON 2020 Papua, Kampung Harapan, Sentani, Jayapura, Papua, Kamis (16/4/2020). [ANTARA FOTO/Gusti Tanati]

PON 2020 Papua seharusnya digelar pada 20 Oktober hingga 2 November 2020, namun ditunda ke tahun 2021.

Suara.com - Rapat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dengan KONI Provinsi, menghasilkan beberapa catatan terkait perkembangan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua.

Dari hasil rapat yang berlangsung Selasa (12/5/2020), KONI Pusat mengusulkan tanggal dan nama baru untuk PON Papua yang mengalami pemunduran ke tahun 2021.

"KONI Pusat mengusulkan waktu penyelenggaraan PON XX pada 2 Oktober-13 Oktober 2021" demikian pernyataan KONI Pusat dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (12/5/2020).

"Waktu penyelenggaraan tersebut sudah mempertimbangkan kegiatan-kegiatan olahraga multi/single event internasional/nasional yang banyak pada tahun 2021."

Baca Juga: Taufik Hidayat: Olahraga Bukan Prioritas di Indonesia

Terkait usulan nama baru untuk PON Papua, KONI Pusat menyodorkan nomekaltur atau tata nama menjadi "PON XX Tahun 2021" dari sebelumnya PON XX Tahun 2020.

Di samping dua perubahan itu, KONI Pusat juga mengumumkan beberapa poin lain dari hasil rapat virtual tersebut. Antara lain terkait batasan usia atlet, CdM Meeting, dan Entry by name.

Terkait batasan usia, KONI Pusat memilih untuk tidak melakukan perubahan. Atlet yang berangkat sesuai dengan hasil kualifikasi tahun 2019.

Sementara CdM meeting kedua akan dilangsungkan pada November 2020 dan CdM Meeting ketiga berlangsung pada Juli 2021.

Terkait entry by name, KONI Pusat masih akan menggelar pembahasan demi menentukan waktu atau tanggal yang tepat.

Baca Juga: Taufik Hidayat Tak Mau Putranya Ikuti Jejak sebagai Atlet

PON 2020 Papua seharusnya digelar pada 20 Oktober hingga 2 November 2020.

Komentar