Lampaui Rekor Lee Chong Wei, Kento Momota Masuk Guinness World Records

Arief Apriadi

Kamis, 19 November 2020 | 14:53 WIB
Lampaui Rekor Lee Chong Wei, Kento Momota Masuk Guinness World Records
Kento Momota Masuk Guinness World Records. [Dok. BWF]

Suara.com - Pebulutangkis tunggal putra Jepang, Kento Momota masuk Guinness World Records atas pencapaiannya di kalender kompetisi 2019.

Momota tercatat sebagai tunggal putra pertama yang berhasil meraih 11 gelar juara dalam periode satu musim. Pencapaian itu melampaui legenda bulutangkis Malaysia, Lee Chong Wei.

Chong Wei yang telah pensiun pada Juni 2019 sempat memegang rekor sebagai tunggal putra dengan gelar terbanyak dalam satu musim yakni pada 2010, dengan 10 kali juara.

“Saya sangat senang mendapat sertifikat sebagai pemegang Guinness World Records," kata Kento Momota dikutip dari laman resmi BWF, Kamis (19/11/2020).

Kendati berhasil meraih penghargaan bergengsi itu, Kento Momota enggan berpuas diri. Tunggal putra peringkat satu dunia ini bertekad untuk memecahkan rekor yang saat ini dia pegang.

“Ini bukan hanya kekuatan saya, tetapi dukungan dari orang-orang di sekitar saya," beber Momota.

"Saya akan melakukan yang terbaik untuk bermain bulu tangkis setiap hari sehingga saya bisa memecahkan rekor ini juga. Terima kasih atas dukungan Anda yang tiada henti!," tambahnya.

Pebulutangkis tunggal putra Jepang, Kento Momota, usai menaklukkan Hans-Kristian Solberg Vittinghus (Denmark) di babak kedua Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (24/1). [Suara.com/Arief Apriadi]
Pebulutangkis tunggal putra Jepang, Kento Momota, usai menaklukkan Hans-Kristian Solberg Vittinghus (Denmark) di babak kedua Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (24/1). [Suara.com/Arief Apriadi]

Momota mengawali musim 2019 dengan kekalahan mengejutkan di babak pertama di Malaysia Masters, dan kemudian dikalahkan di final Indonesia Masters oleh Anders Antonsen.

Gelar pertamanya tahun itu baru datang di German Open. Dia kemudian kembali meraih juara pada tur Eropa tepatnya di All England.

baca juga

Setelah kekalahan putaran kedua di Malaysia Open, Momota memenangkan mahkota berturut-turut di Singapura dan Wuhan (Kejuaraan Bulu Tangkis Asia).

Sejak Juli dan seterusnya dia tak terkalahkan dengan memenangkan delapan gelar dari sembilan turnamen. Raihan gelarnya termasuk Japan Open, World Championships, China Open, Korea Open, Denmark Open, Fuzhou China Open dan BWF World Tour Finals.

Setelah memenangkan gelar BWF World Tour Finals 2019, Kento Momota mengaku senang. Dia menganggap itu adalah pencapaian yang luar biasa setelah sempat dihukum larangan bertanding pada 2016 silam.

“Ini adalah yang tersulit dari semua turnamen, karena semua pemain top ada di sini, jadi saya sangat senang memenangkannya," kata Kento Momota.

"Saya juga senang memenangkan 11 turnamen tahun ini, itu adalah kenangan yang luar biasa. Sekarang saya harus melihat ke depan dan terus menjadi lebih baik."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anthony Ginting Tak Tertekan Jadi Tumpuan Indonesia di Olimpiade

Anthony Ginting Tak Tertekan Jadi Tumpuan Indonesia di Olimpiade

Jabar | Rabu, 18 November 2020 | 17:15 WIB

Tatap Tiga Tur Asia di Awal 2021, Hendra / Ahsan Siap Kerja Keras

Tatap Tiga Tur Asia di Awal 2021, Hendra / Ahsan Siap Kerja Keras

Sport | Kamis, 12 November 2020 | 17:58 WIB

Mohammad Ahsan Ungkap Momen Herry IP Hampir Dipecat

Mohammad Ahsan Ungkap Momen Herry IP Hampir Dipecat

Sport | Kamis, 12 November 2020 | 17:38 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×