Jorge Lorenzo Sindir Yamaha, Endingnya Malah Dibully Habis-habisan

Cesar Uji Tawakal

Selasa, 09 Maret 2021 | 12:01 WIB
Jorge Lorenzo Sindir Yamaha, Endingnya Malah Dibully Habis-habisan
Jorge Lorenzo saat memperkuat tim Repsol Honda di MotoGP 2019 lalu. [JOSE JORDAN / AFP]

Suara.com - Masih segar di ingatan, momen saat juara dunia lima kali, Jorge Lorenzo melayangkan kritik tajam pada Yamaha usai tim tersebut mendepaknya dari kursi test rider tim pabrikan berlogo garputala tersebut tahun lalu.

Saat itu, Lorenzo mengatakan bahwa Yamaha mengambil keputusan keliru saat menggantikannya dengan Cal Crutchlow yang baru pensiun akhir musim lalu dari tim LCR Honda.

Lorenzo juga tak lupa untuk mengejek Cal yang kerap terjatuh selama balapan bersama Honda.

Belum lama ini, Lorenzo bak menabur bensin di atas api terkait aksi saling sindir tersebut. Usai Cal terjatuh saat melakoni sesi tes pramusim kemarin (8/3/2021), Lorenzo secara cekatan langsung kembali mengejek pembalap asal Inggris tersebut.

Melalui akun Instagram pribadinya, ia melayangkan komentar pedas pada unggahan akun resmi MotoGP.

Jorge Lorenzo dibully usai menyindir Cal Cruthclow. (Instagram)
Jorge Lorenzo dibully usai menyindir Cal Cruthclow. (Instagram)

"Apa yang saya bilang?" tulis Lorenzo.

Namun rupanya komentar ini malah membuat juara dunia lima kali ini panen sindiran pedas, baik dari fans MotoGP maupun pembalap lain. Salah satunya Jack Miller.

Pembalap Ducati ini mengatakan bahwa Lorenzo seharusnya berhenti bersikap seperti anak-anak.

"Bagaimana jika kamu sebaiknya menjadi lebih dewasa, serius, berhentilah bersikap seperti anak kecil," balas Miller.

baca juga
Jorge Lorenzo dibully usai menyindir Cal Cruthclow. (Instagram)
Jorge Lorenzo dibully usai menyindir Cal Cruthclow. (Instagram)

Tak mau tunggal diam, Lorenzo membalas komentar tersebut dengan sindiran yang tak kalah pedas.

"Bagaimana jika kamu mematikan ponsel, berhenti melakukan stoppie dan lekas memenangi balapan? Kamu sudah 26 tahun, fokus pada hal penting dan jangan biarkan bakatmu terbuang," sahut Jorge.

Ada-ada saja nih ulah eks pembalap Yamaha yang satu ini. Namun kembali ke urusan lintasan, akankah campur tangan dari Cal Crutchlow mampu membawa tuah bagi Yamaha? Menarik untuk ditunggu.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rossi Keteteran, Begini Beda Pendapat Duo Petronas Yamaha tentang M1

Rossi Keteteran, Begini Beda Pendapat Duo Petronas Yamaha tentang M1

Sport | Selasa, 09 Maret 2021 | 11:22 WIB

Top 5 Sport: Komentar Rossi Usai Jalani Tes Pramusim MotoGP Qatar 2021

Top 5 Sport: Komentar Rossi Usai Jalani Tes Pramusim MotoGP Qatar 2021

Sport | Selasa, 09 Maret 2021 | 09:08 WIB

Sempat Jadi yang Tercepat, Aleix Espargaro: Aprilia Boleh Bermimpi

Sempat Jadi yang Tercepat, Aleix Espargaro: Aprilia Boleh Bermimpi

Sport | Selasa, 09 Maret 2021 | 08:26 WIB

Terkini

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:04 WIB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:57 WIB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:48 WIB

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 06:40 WIB

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:31 WIB

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

×