Richard: PBSI Tak Asing dengan Metode Main Rangkap

Arief Apriadi

Rabu, 14 April 2021 | 02:05 WIB
Richard: PBSI Tak Asing dengan Metode Main Rangkap
Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, merayakan keberhasilan meraih medali emas SEA Games 2019 bersama sang pelatih, Richard Mainaky, usai mengalahkan wakil Malaysia, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie, Senin (9/12). [Humas PBSI]

Suara.com - Pelatih sektor ganda campuran Indonesia, Richard Mainaky mengungkapkan bahwa PBSI sejatinya tidak asing dengan metode main rangkap untuk para atletnya.

Sebelum ganda campuran diakui sebagai sektor tetap layaknya tunggal putra, tunggal putri, serta ganda putra dan putri, para pemain Indonesia disebut Richard kerap main rangkap.

Sebelum tahun 1997, sektor ganda campuran disebut Richard tak ubahnya tempat buangan bagi para pebulutangkis yang sudah tak bersinar di sektor tunggal maupun ganda.

Namun, setelah menjadi sektor independen sebagaimana inisiasi legenda bulutangkis Christian Hadinata, banyak atlet Indonesia yang akhirnya benar-benar fokus untuk bermain di sektor ganda campuran.

Hasilnya tak buruk, sebagaimana klaim Richard, di mana Tri Kusharyanto/Minarti Timur jadi pembuka jalan dengan meraih medali perak Olimpiade 2000 Sydney.

"Nah dari situ kami memutuskan tak ada lagi rangkap, jadi [sektor ganda campuran itu] spesial seperti halnya sektor lain," kata Richard Mainaky saat dihubungi wartawan, Selasa (13/4/2021).

"Ceritanya seperti itu, kalau main rangkap di negara-negara lain, khususnya Eropa itu karena pemain yang dimiliki terbatas. Jadi mereka mau tak mau merangkap."

Richard mengatakan bahwa prestasi yang mulai ditunjukan sektor ganda campuran membuat PBSI perlahan meninggalkan metode bermain rangkap.

Para pemain, kata Richard, harus segera menentukan sektor mana yang akan dipilih, khususnya saat mereka sudah masuk ke level senior.

baca juga

"Saya buat sektor anda campuran itu di level atas. Jadi mereka harus memilih sektor yang mana," beber Richard.

Pembahasan terkait minimnya atlet senior PBSI yang bermain rangkap sebelumnya sempat disinggung pelatih sektor ganda putri Eng Hian.

Didi, sapaan akrab Eng Hian, menegaskan bahwa bermain rangkap sejatinya memiliki banyak manfaat bagi para pebulutangkis.

Untuk sektor ganda putri, para pemain dinilainya akan cepat matang bila punya kesempatan tampil di sektor ganda campuran.

Pernyataan Eng Hian sejalan dengan apa yang dilakukan negara-negara seperti Jepang, China dan Eropa yang atlet-atletnya fasih bermain rangkap di level teratas.

Yuta Watanabe dari Jepang bisa menjadi contoh terkait hal itu. Pemain 23 tahun itu fasih bermain di sektor ganda putra dan ganda campuran.

Di sektor ganda putra, Yuta bersama Hiroyuki Endo untuk sementara duduk di peringkat keempat dunia. Sementara di sektor ganda campuran, dia bersama Arisa Higashino duduk di peringkat kelima.

"Kami tak tahu China dan Jepang itu bagaimana bisa rangkap dan pemainnya mau fight di dua sektor," beber Richard yang mengklaim pebulutangkis Indonesia belum siap untuk mengemban komitmen besar bermain di dua sektor di level tertinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pebulutangkis RI Jarang Main Rangkap, Richard Mainaky Ungkap Alasannya

Pebulutangkis RI Jarang Main Rangkap, Richard Mainaky Ungkap Alasannya

Sport | Selasa, 13 April 2021 | 14:54 WIB

Tetap Latihan di Tengah Bulan Ramadan, Fajar Alfian: Ini Sulit

Tetap Latihan di Tengah Bulan Ramadan, Fajar Alfian: Ini Sulit

Sport | Senin, 12 April 2021 | 18:37 WIB

Jelang Ramadan, Fajar Alfian Berharap Pandemi Covid-19 Berakhir

Jelang Ramadan, Fajar Alfian Berharap Pandemi Covid-19 Berakhir

Sport | Senin, 12 April 2021 | 17:51 WIB

Top 5 Sport Sepekan: Dorna Sports Inspeksi Langsung Sirkuit Mandalika

Top 5 Sport Sepekan: Dorna Sports Inspeksi Langsung Sirkuit Mandalika

Sport | Minggu, 11 April 2021 | 08:05 WIB

Menpora Harap PP PBSI 2020-2024 Terus Berprestasi di Event Internasional

Menpora Harap PP PBSI 2020-2024 Terus Berprestasi di Event Internasional

Sport | Jum'at, 09 April 2021 | 19:23 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×