alexametrics

Gagal Podium Pertama, Fabio Quartararo Tetap Bangga Raih Posisi Ketiga MotoGP Jerman 2021

Yasinta Rahmawati | Gagah Radhitya Widiaseno
Gagal Podium Pertama, Fabio Quartararo Tetap Bangga Raih Posisi Ketiga MotoGP Jerman 2021
Fabio Quartararo saat naik podium ketiga di MotoGP Jerman 2021 (Twitter)

Fabio Quartararo ternyata puas meski meraih posisi ketiga di MotoGP Jerman 2021.

Suara.com - Fabio Quartararo memang gagal meraih podium pertama di gelaran MotoGP Jerman 2021. Ia harus puas dengan posisi ketiga di akhir balap tersebut.

Meski meraih posisi ketiga, ia pun tetap kokoh menduduki tabel klasemen sementara MotoGP 2021.

Meraih posisi ketiga, pembalap berjuluk 'El Diablo' ini cukup bangga. Bahkan ia menyebut kalau posisi ketiga bak merebut medali emas.

"Podium ini benar-benar seperti emas. Kami memiliki masalah sepanjang akhir pekan," kata Quartararo dikutip dari YamahaMotoGP.

Baca Juga: Marc Marquez Juara MotoGP Jerman 2021, Pertahankan Status Raja Sachsenring

"Saat sesi dalam pemanasan, saya kehilangan 0,2 detik dari setiap tikungan ketika saya berhadapan dengan seseorang di depan," beber pembalap Yamaha tersebut.

"Kami mengalami banyak kesulitan dan saya pikir podium ini benar-benar emas bagi saya," jelas Quartararo.

Fabio Quartararo saat beraksi di MotoGP Jerman 2021 (Twitter)
Fabio Quartararo saat beraksi di MotoGP Jerman 2021 (Twitter)

"Saya tidak tahu apa yang telah dilakukan oleh pembalap lain di Yamaha. Saya sekarang tidak sabar untuk sampai ke Assen," pungkas pembalap berjuluk El Diablo ini.

Memang, ia merasa terdapat masalah pada motornya sejak pemanasan. Namun masalah ini tak membuat dirinya kendor dan tetap pede mengalahkan rivalnya.

Meski sudah berjuang sekuat tenaga, ia berhasil meraih podium ketiga di MotoGP Jerman 2021.

Baca Juga: Kualifikasi MotoGP Jerman: Zarco Hentikan Rentetan Pole Quartararo

Dengan raihan ini, pembalap Yamaha ini kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 132 poin. Selisih 32 angka dari Johann Zarco yang berada di posisi kedua klasemen sementara MotoGP 2021.

Komentar