Rekap Wakil RI di Paralimpiade Tokyo 2020 Hari Pertama, 25 Agustus 2021

Arief Apriadi

Kamis, 26 Agustus 2021 | 04:05 WIB
Rekap Wakil RI di Paralimpiade Tokyo 2020 Hari Pertama, 25 Agustus 2021
Atlet para-tenis meja Indonesia, David Jacobs (kiri) saat menghadapi Luka Bakic asal Montenegro dalam matchday pertama babak penyisihan Grup B kelas 10 putra Paralimpiade Tokyo 2020 di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Rabu (25/8/2021). [Dok. NPC Indonesia]

Suara.com - Sebanyak empat wakil Indonesia turun berlaga di hari pertama Paralimpiade Tokyo 2020, Rabu (25/8/2021). Mereka adalah Syuci Indriani dari para-renang dan David Jacobs, Komet Akbar serta Adyos Astan dari para-tenis meja.

Syuci Indriani menjadi yang pertama tampil pada nomor 100 meter gaya kupu-kupu putri S14 di Tokyo Aquatics Centre pukul 08.09 WIB.

Meski telah berjuang secara maksimal, langkah Syuci harus terhenti pada babak penyisihan setelah finis di urutan keenam pada lomba heat dua dengan catatan waktu 1 menit 12,13 detik.

Hasil tersebut terpaut 6,76 detik dari Valeriia Shabalina dari Komite Paralimpiade Rusia (RPC) yang finis terdepan sekaligus memecahkan rekor Paralimpiade dengan 1 menit 05,37 detik.

Secara keseluruhan, catatan waktu Syuci menempatkannya di urutan ke-13. Dengan begitu, Syuci gagal ke final yang hanya diraih oleh delapan peserta dengan catatan waktu terbaik dari heat satu dan dua.

Adapun peraih medali emas di nomor 100 meter gaya kupu-kupu putri S14 adalah Valeriia Shabalina yang mencatatkan waktu 1 menit 03,59 detik di final.

Hasil tersebut sekaligus memecahkan rekor dunia atas namanya sendiri ketika turun di Kejuaraan Dunia Para-renang 2019 di London, yakni 1 menit 03,68 detik.

Sementara perak dan perunggu diraih wakil Australia Paige Leonhardt dan Ruby Storm. Keduanya masing-masing finis dengan catatan waktu 1 menit 05,48 detik dan 1 menit 06,50 detik.

Meski demikian, Syuci masih memiliki kesempatan untuk bisa memberikan hasil terbaik pada dua nomor pertandingan lainnya yang akan ia ikuti.

baca juga

Syuci dijadwalkan kembali berlaga di nomor 100 meter gaya dada putri SB14 pada Minggu (29/8/2021) dan nomor 200 meter gaya ganti perorangan putri SM14 pada Selasa (31/8/2021).

Selain Syuci, atlet dari para-tenis meja Indonesia juga melakoni debutnya di Paralimpiade Tokyo pada Rabu.

Satu di antaranya, yakni David Jacobs yang meraih kemenangan perdana pada babak penyisihan Grup B kelas 10 putra atas Luka Bakic asal Montenegro dengan skor 3-0 (11-5, 11-7, 11-9).

Kemenangan ini membuka peluang David Jacobs untuk melaju ke perempat final. Dia hanya butuh satu kemenangan lagi atas Jose Manuel Ruiz Reyes dari Spanyol di meja satu Tokyo Metropolitan Gymnasium pada Kamis (26/8/2021) pukul 12.00 WIB.

Pada pertandingan esok hari, David Jacobs lebih diunggulkan karena dari segi peringkat dan rekor pertemuan lebih mendominasi.

Dari segi peringkat, wakil Indonesia itu lebih baik karena berada di posisi kedua dunia. Sedangkan Reyes menempati urutan ketujuh dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paralimpiade Tokyo: David Jacobs Punya Peluang Besar Melaju ke Perempat Final

Paralimpiade Tokyo: David Jacobs Punya Peluang Besar Melaju ke Perempat Final

Sport | Rabu, 25 Agustus 2021 | 21:57 WIB

Paralimpiade Tokyo: Pelatih Harap Komet dan Adyos Tampil Lebih "Pede" di Laga Kedua

Paralimpiade Tokyo: Pelatih Harap Komet dan Adyos Tampil Lebih "Pede" di Laga Kedua

Sport | Rabu, 25 Agustus 2021 | 21:05 WIB

Bukan Indonesia Maupun Tuan Rumah, Ini Atlet Peraih Emas Pertama Paralimpiade Tokyo 2020

Bukan Indonesia Maupun Tuan Rumah, Ini Atlet Peraih Emas Pertama Paralimpiade Tokyo 2020

Jawa Tengah | Rabu, 25 Agustus 2021 | 20:00 WIB

Paralimpiade Tokyo 2020: Evaluasi Pelatih Atas Penampilan Perdana Para Tenis Meja

Paralimpiade Tokyo 2020: Evaluasi Pelatih Atas Penampilan Perdana Para Tenis Meja

Surakarta | Rabu, 25 Agustus 2021 | 19:31 WIB

Paralimpiade Tokyo 2020: Langkah Manis David Jacobs

Paralimpiade Tokyo 2020: Langkah Manis David Jacobs

Surakarta | Rabu, 25 Agustus 2021 | 17:13 WIB

Terkini

Saatnya Berhenti Menilai Kecerdasan Anak Cuma dari Nilai Rapor

Saatnya Berhenti Menilai Kecerdasan Anak Cuma dari Nilai Rapor

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:00 WIB

WNI di Eropa Dimbau Menjauhi Kerusuhan Protes Pendidikan demi Keselamatan Diri

WNI di Eropa Dimbau Menjauhi Kerusuhan Protes Pendidikan demi Keselamatan Diri

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:57 WIB

Pesona Vivo V80 Lite 5G: Bawa Baterai 10.000 mAh dan Desain Ramping, Cek Spek Lengkap dan Harganya

Pesona Vivo V80 Lite 5G: Bawa Baterai 10.000 mAh dan Desain Ramping, Cek Spek Lengkap dan Harganya

Tekno | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:57 WIB

Bedak Tabur Azzura Bagus atau Tidak? Simak Review Pembeli

Bedak Tabur Azzura Bagus atau Tidak? Simak Review Pembeli

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:55 WIB

Usut KMP Batumandi Terbakar hingga Terbalik di Merak, Polisi Periksa Penumpang dan Sopir

Usut KMP Batumandi Terbakar hingga Terbalik di Merak, Polisi Periksa Penumpang dan Sopir

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Bacok Pemilik Toko Emas dan Anaknya di Jember, Perampok Bercelurit Nyaris Tabrak Pawai Santri

Bacok Pemilik Toko Emas dan Anaknya di Jember, Perampok Bercelurit Nyaris Tabrak Pawai Santri

Jatim | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Sejarah Kelam Palembang Berdarah: Luka 1965 yang Tertinggal di Sungai Musi

Sejarah Kelam Palembang Berdarah: Luka 1965 yang Tertinggal di Sungai Musi

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Kekeringan Jateng Belum Usai, Purworejo Catat 172 Hari Tanpa Hujan

Kekeringan Jateng Belum Usai, Purworejo Catat 172 Hari Tanpa Hujan

Jawa Tengah | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:48 WIB

Next Seat, Fransesca Tayang 6 November, Kisahkan Vampir di Dunia Manusia

Next Seat, Fransesca Tayang 6 November, Kisahkan Vampir di Dunia Manusia

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong

Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:44 WIB

×