alexametrics

Kecelakaan Verstappen dan Hamilton di Monza akan Diusut FIA

Arief Apriadi
Kecelakaan Verstappen dan Hamilton di Monza akan Diusut FIA
Pebalap Mercedes Lewis Hamilton tertimpa mobil pebalap Red Bull Max Verstappen di Sirkuit Monza, GP Italia, Minggu (12/9/2021). [AFP]

Meski terjadi dalam kecepatan rendah, kecelakaan yang melibatkan Max Verstappen dan Lewis Hamilton itu akan ditinjau pakar keselamatan FIA.

Suara.com - Federasi otomotif internasional (FIA) akan melakukan investigasi terhadap insiden kecelakaan yang melibatkan pebalap Red Bull Racing, Max Verstappen dan jagoan Marcedes, Lewis Hamilton dalam F1 GP Italia 2021, di Sirkuit Monza, Minggu (12/9/2021).

Direktur balapan Michael Masi mengatakan kendati kecelakaan itu tergolong dalam kecepatan rendah, akan tetapi para pakar keselamatan FIA akan meninjaunya.

Insiden tabrakan itu membuat mobil Red Bull Verstappen terangkat dan mendarat di atas mobil Mercedes Hamilton, bahkan sisi dalam ban belakang mobilnya mengenai kepala Hamilton yang cukup beruntung terlindungi peranti halo.

"Insiden yang berbeda, tidak harus berdaya G tinggi atau semacam itu, tapi yang tidak biasa, kami pasti meniliknya," kata Masi dikutip Reuters, Selasa (14/9/2021).

Baca Juga: Valtteri Bottas Juarai Sprint Race di Monza, Verstappen Perlebar Jarak

"Departemen keselamatan kami pasti melihat itu secara detail, menginvestigasi dan melihat apa yang bisa kami pelajarai dan apa yang bisa ditingkatkan di masa depan. Itulah bagaimana kami memiliki banyak sekali fitur keselamatan yang kami miliki saat ini, dan akan terus berkembang di masa depan.

"Kami telah mengumpulkan semua datanya, jadi kami memiliki semua informasi dan akan digunakan semua oleh departemen keselamatan bersama dengan setiap foto dan semuanya yang kami miliki."

Pengawas balapan (steward) menyalahkan pemuncak klasemen sementara Verstappen terkait insiden tersebut dan mengganjarnya dengan penalti mundur tiga posisi start untuk balapan selanjutnya di Rusia.

Sementara Hamilton cukup syok mendapati kepalanya terbentur ban namun bersyukur peranti titanium yang tersemat di atas kokpit mobilnya menyelamatkan nyawanya.

"Saya sangat, sangat bersyukur saya masih di sini. Saya merasa diberkati. Saya merasa seseorang menyelamatkan saya hari ini," kata Hamilton.

Baca Juga: Start Ketiga di Sprint Race, Verstappen Pesimis Juara di F1 GP Italia

Bos tim Mercedes Toto Wolff mengatakan halo telah menyelamatkan nyawa Hamilton dan bos tim Red Bull Christian Horner sepakat bahwa peranti, yang wajib digunakan mulai 2018 kendati tak sedikit yang menentang, telah memainkan perannya.

"Ini kecelakaan yang canggung dan Anda bisa lihat mobil Max menunggangi Mercedes itu dan saya rasa tanpa halo akan tak ada proteksi dari beban dari ban yang menimpa Lewis itu," kata Horner.

"Saya rasa halo sekali lagi menunjukkan perannya di Formula 1."

Presiden FIA Jean Todt di Twitter menggunggah foto mobil Red Bull yang menimpa Mercedes itu dengan membubuhi komentar "Lega ada halo di sana".

Sejumlah pebalap F1 juga telah mengatakan peranti itu menyelamatkan nyawa mereka, termasuk pebalap Ferrari Charles Leclerc dan mantan pebalap Haas Romain Grosjean.

"Saya tak suka dengan halo beberapa tahun lalu tapi saya rasa itu adalah hal terhebat yang dibawa ke Formula 1," kata Grosjean setelah peranti itu melindungi kepalanya ketika mobilnya menembus pagar pembatas dan terbakar di Bahrain tahun lalu, demikian dilansir dari Antara.

Komentar