alexametrics

Sejarah Buruk Terukir, Indonesia untuk Pertama Kali Kalah dari Malaysia di Piala Sudirman

Arief Apriadi
Sejarah Buruk Terukir, Indonesia untuk Pertama Kali Kalah dari Malaysia di Piala Sudirman
Tim bulu tangkis Malaysia merayakan kemenangan 3-2 atas Indonesia untuk melaju ke semifinal Piala Sudirman 2021 di Energia Areena, Vantaa, Finlandia, Sabtu (2/10/2021) dini hari WIB. [BWF/BadmiontonPhoto]

Indonesia yang menurunkan skuad utamanya, kalah 2-3 dari tim Malaysia, Sabtu (2/10/2021) dini hari WIB.

Suara.com - Tim bulu tangkis Indonesia mencetak sejarah di Piala Sudirman 2021. Sayangnya, sejarah buruk yang tercipta dalam ajang beregu campuran edisi ke-17 itu.

Kekalahan di perempat final membuat
Indonesia untuk pertama kalinya takluk dari Malaysia sepanjang sejarah Piala Sudirman.

Dalam pertandingan di Energia Areena, Vantaa, Finlandia, Indonesia yang menurunkan skuad utamanya, kalah 2-3 dari tim Malaysia yang mayoritas diisi para pemain muda.

Tanda-tanda bencana bagi skuad Merah Putih sudah terlihat saat pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon takluk di partai pertama.

Baca Juga: Pelatih Herry IP Ungkap Penyebab Kekalahan Marcus/Kevin

The Minions dikalahkan pasangan yang mengeleminasi mereka di peremapt final Olimpiade Tokyo 2020 pada Agustus lalu yakni Aaron Chia / Soh Wooi Yik.

Dalam pertemuan kali ini, pasangan ranking satu dunia itu tak berkutik di tangan wakil Malaysia hingga kalah dua gim langsung dengan skor 12-21, 15-21.

Indonesia sempat menyamakan kedudukan lewat tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung yang berhasil menghentikan perlawanan Kisona Selvaduray dengan skor 22-20, 18-21, 21-19.

Namun, skuad Garuda kembali tertinggal setelah tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting kalah dari Lee Zii Jia dengan skor 11-21, 16-21.

Merujuk ranking BWF, Anthony sejatinya diunggulkan dalam laga ini. Dia duduk di peringkat kelima di banding lawannya di peringkat kedelapan.

Baca Juga: Piala Sudirman 2021: Gregoria Menang, Indonesia vs Malaysia 1-1

Di partai keempat, pasangan ganda putri peraih medali emas Olimpaide Tokyo, Greysia Polii / Apriyani sempat memperpanjang harapan Indonesia untuk melaju ke semifinal.

Komentar