Sejarah Teluk Yos Sudarso, Arena Selam Laut PON Papua

Syaiful Rachman

Kamis, 14 Oktober 2021 | 16:07 WIB
Sejarah Teluk Yos Sudarso, Arena Selam Laut PON Papua
Suasana arena selam laut di Teluk Yos Sudarso Jayapura, Rabu (13/10/2021). (ANTARA/Arindra Meodia)

Suara.com - Teluk Yos Sudarso menjadi arena pertandingan dua cabang olahraga Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, yakni renang perairan terbuka dan selam laut, yang memperebutkan dua emas terakhir, Kamis (14/10/2021).

Selain berada di pusat kota Jayapura, tepatnya di depan kantor gubernur, teluk Yos Sudarso menawarkan keindahan alam dengan air yang jernih hingga hingga tak jarang gerombolan ikan kecil nampak jelas bahkan dengan mata telanjang.

Terlepas dari hal itu, seperti namanya yang mengusung nama pahlawan, teluk tersebut menyimpan sejarah yang menarik untuk diketahui.

"Teluk Yos Sudarso ini zaman Belanda menjadi tempat perebutan sekutu, dan bagaimana pemerintah Indonesia memegang tempat ini, merawat tempat ini, sehingga dengan Jenderal Yos Sudarso datang ke sini, sehingga tempat ini dinamakan sebagai Teluk Yos Sudarso," ujar Wali kota Jayapura Benhur Tomi Mano kepada Antara.

Sebelum dinamai teluk Yos Sudarso, teluk tersebut memiliki nama Teluk Numbay. Menyusuri perjalanan sejarah di Tanah Papua khususnya di dataran Numbay tercatat bahwa pada 13 Agustus 1768 seorang pelaut berkebangsaan Perancis bernama L.A. Bougainvelle berlabuh di Teluk Numbay dan memberi nama Gunung Dobonsolo dengan nama Cyclop dalam bahasa Yunani/Grika yang berarti raksasa bermata satu.

Dia juga memberi nama pada sebuah Gunung disebelah Timur Jayapura yang terletak di sekitar Skouw dengan namanya sendiri yaitu Gunung Bougenville, dikutip dari laman resmi pemerintah kabupaten Jayapura, menurut Permendagri No.66 Tahun 2011.

Ibu kota Jayapura hingga kini tetap diapit oleh Samudara Pasifik disebelah Timur dan sebelah Baratnya terbentang lekuk-lekuk Gugusan Pegunungan Cyclop/Dobonsolo.

Berdirinya Kota/Kabupaten Jayapura

Kota Jayapura memiliki beberapa nama yang berbeda. Tahun 1900-1910 dimulai dengan pembukaan Pos Pemerintahan di Pulau Debi yang terletak di Teluk Yotefa antara Kampung Tobati dan Enggros, Jayapura memiliki nama daratan Numbay.

baca juga

Tahun 1909 satu Detasemen Militer yang terdiri dari empat Perwira dan 80 Prajurit dibawah Pimpinan Kapten Infantri F.J.P Sachese dengan menumpang Kapal Perang EDI bertolak dari Manokwari menuju daratan Numbay.

Satu bulan kemudian tepatnya 28 September 1909 mereka berhasil mendarat di Teluk Numbay/Humbolt dan membuat markas di Taman Imbi atau yang sekarang dikenal dengan Gedung Sarinah dan Percetakan Labor Jayapura.

Pada 7 Maret 1910 atau tepatnya enam bulan kemudian Kapten Infantri F.J.P. Sachese memproklamirkan dataran Numbay dengan sebutan baru yaitu Hollandia dan dikukuhkan sebagai Ibu Kota Pemerintahan menggantikan Pos Pemerintahan di Pulau Debi yang ditutup.

Tiga puluh dua tahun tepatnya pada 1942 setelah Ibu Kota Hollandia berdiri, tentara Jepang berhasil mendarat dan menguasai Tanah Papua termasuk Ibu Kota Hollandia.

Dua tahun kemudian setelah perang Dunia kedua akan berakhir atau tepatnya pada 1944, Belanda kembali menguasai Tanah Papua dan memindahkan Ibu Kota Hollandia yang terletak di daratan Numbay teluk Humbolt ke daratan Makanwai.

Pada 1944-1946 dataran Makanwai diganti namanya menjadi Kota NICA dan menjadi Ibu Kota Keresidenan New Guinea -- sekarang lebih dikenal dengan Kampung Harapan.

Pada Maret 1946 Kota NICA dilembah Makanwai dipindahkan ke NIBI-ABEI yaitu bekas komplek Rumah Sakit Armada ke VII dan menjadi Kota NICA yang baru. Namun, lima bulan kemudian dirubah kembali namanya menjadi Kota Baru -- sekarang Kota Abepura.

Kota Baru kemudian diganti namanya menjadi Hollandia Stad pada 1951-1955. Penggantian nama kembali terjadi pada 1955-1958, dari Hollandia Stad yang menjadi Ibu Kota Kabupaten Jayapura diganti kembali menjadi Hollandia Binnen.

Pada 1958, kota Hollandia Binnen dipindahkan lagi ke pantai Teluk Numbay/Humbolt (Hollandia Haven) dan dibangun pula Kantor Gubernur beserta Kantor-kantor Dinas di Dok II yang selanjutnya menjadi Ibu Kota Pemerintahan dengan nama Hollandia.

Kemudian, pada 31 Desember 1962 Nama Ibu Kota Pemerintahan Hollandia diganti menjadi Kota Baru.

Setahun berselang, pada 31 Desember 1963, untuk pertama kalinya presiden pertama Republik Indonesia Soekarno mengunjungi Tanah Papua dan mengganti nama Kota Baru menjadi Soekarnopura dan Teluk Humbolt menjadi Teluk Yos Sudarso.

Pada 1965 atau tepatnya setelah terjadi Gerakan 30 September 1965 PKI, nama kota Soekaropura diubah menjadi Djajapura, yang kemudian berubah menjadi Jayapura pada 1969.

Tahun 1969 ditetapkan pembentukan Kabupaten Jayapura sebagai Daerah Otonomi dengan Ibu Kota Jayapura berdasarkan Undang-undang No.12 Tahun 1969 tentang Pembentukan Propinsi Otonom Irian Barat dan Kabupaten-kabupaten Otonom di Propinsi Irian Barat.

Sepuluh tahun kemudian, tepatnya 1979 Kabupaten Jayapura dimekarkan dan memiliki Kota Administratif Jayapura yang dikukuhkan berdasarkan Peraturan Pemerintah RI No. 26 Tahun 1979 tertanggal 28 Agustus 1979 dengan wilayah yang meliputi dua Kecamatan, yaitu Kecamatan Jayapura Utara dan Kecamatan Jayapura Selatan dibawah pembinaan Kabupaten Jayapura.

Tepat satu abad atau 100 tahun kemudian, yang dimulai dari Pembukaan Pos Pemerintahan di Pulau Debi yaitu tahun 1900 sampai dengan tahun 2000, pemerintah Republik Indonesia menetapkan Peraturan Pemerintah No.15 tanggal 10 Maret 2000 tentang Pemindahan Ibu Kota Kabupaten Jayapura dari kota Jayapura ke wilayah Sentani.

Berdasarkan Surat keputusan tersebut maka tanggal 10 Maret dapat dikatakan sebagai tonggak awal sejarah keberadaan kantor kabupaten Jayapura di kota Sentani dan ditetapkan sebagai hari jadi kota Sentani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Weton Tibo Pati: Harus Rasakan Kesulitan Rezeki Sebelum Akhirnya Sukses Bergelimang Harta

6 Weton Tibo Pati: Harus Rasakan Kesulitan Rezeki Sebelum Akhirnya Sukses Bergelimang Harta

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya

Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Sinopsis Two Faces of Thatri, Drama Thailand Terbaru Pon Nawasch di Netflix

Sinopsis Two Faces of Thatri, Drama Thailand Terbaru Pon Nawasch di Netflix

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:26 WIB

Reshuffle Kabinet Terkini, Kenapa Prabowo Pilih Senin Wage dan Tinggalkan Tradisi Rabu Pon Jokowi?

Reshuffle Kabinet Terkini, Kenapa Prabowo Pilih Senin Wage dan Tinggalkan Tradisi Rabu Pon Jokowi?

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 16:22 WIB

KONI Isyaratkan PON 2028 Prioritaskan Cabor Olimpiade

KONI Isyaratkan PON 2028 Prioritaskan Cabor Olimpiade

Sport | Kamis, 06 November 2025 | 16:25 WIB

Kalender Jawa Weton 2 November 2025: Watak Minggu Pon, Rezeki, dan Jodoh Menurut Primbon

Kalender Jawa Weton 2 November 2025: Watak Minggu Pon, Rezeki, dan Jodoh Menurut Primbon

Lifestyle | Minggu, 02 November 2025 | 06:00 WIB

Kalender Jawa 28 Oktober 2025 Selasa Pon: Mengungkap Sifat dan Peruntungan Weton Lainnya

Kalender Jawa 28 Oktober 2025 Selasa Pon: Mengungkap Sifat dan Peruntungan Weton Lainnya

Lifestyle | Senin, 27 Oktober 2025 | 20:35 WIB

PON Bela Diri Kudus 2025 Rampung, DKI Jakarta Kunci Juara Umum

PON Bela Diri Kudus 2025 Rampung, DKI Jakarta Kunci Juara Umum

Sport | Minggu, 26 Oktober 2025 | 21:56 WIB

PON Bela Diri 2025 Panen Pujian, Atlet Jateng dan Papua Barat Bersinar

PON Bela Diri 2025 Panen Pujian, Atlet Jateng dan Papua Barat Bersinar

Sport | Selasa, 21 Oktober 2025 | 21:40 WIB

Kalender Jawa 18 Oktober 2025, Peruntungan Weton Sabtu Pon dan Pengaruhnya

Kalender Jawa 18 Oktober 2025, Peruntungan Weton Sabtu Pon dan Pengaruhnya

Lifestyle | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 06:20 WIB

Terkini

Gempa Flores Rusak Sejumlah Perangkat TelkomGroup, Pemulihan Terkendala Listrik

Gempa Flores Rusak Sejumlah Perangkat TelkomGroup, Pemulihan Terkendala Listrik

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:06 WIB

3 Rekomendasi Cushion Waterproof dan Tahan Keringat, Makeup Tetap Flawless

3 Rekomendasi Cushion Waterproof dan Tahan Keringat, Makeup Tetap Flawless

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:05 WIB

6 Penyebab Rambut Beruban di Usia Muda, Kondisi Kesehatan hingga Gaya Hidup

6 Penyebab Rambut Beruban di Usia Muda, Kondisi Kesehatan hingga Gaya Hidup

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa

Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:00 WIB

How to Make Millions Before Grandma Dies: Ketika Warisan Bukan Lagi Tujuan Utama

How to Make Millions Before Grandma Dies: Ketika Warisan Bukan Lagi Tujuan Utama

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Keberuntungan Zodiak 17 Agustus, Cek Peruntungan Hari Ini

Keberuntungan Zodiak 17 Agustus, Cek Peruntungan Hari Ini

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:00 WIB

7 Menu Sarapan Sehat agar Kuat Berdiri dan Tidak Lemas saat Upacara 17 Agustus

7 Menu Sarapan Sehat agar Kuat Berdiri dan Tidak Lemas saat Upacara 17 Agustus

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:50 WIB

Gempa M7,7 Nagekeo NTT Simpan Bahaya Tersembunyi, Ahli ITB Ungkap Potensi Pengulangan Sejarah

Gempa M7,7 Nagekeo NTT Simpan Bahaya Tersembunyi, Ahli ITB Ungkap Potensi Pengulangan Sejarah

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:35 WIB

ASUS ExpertBook P5 G2: Laptop Tipis yang Mengubah AI Menjadi Teman Bisnis

ASUS ExpertBook P5 G2: Laptop Tipis yang Mengubah AI Menjadi Teman Bisnis

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:30 WIB

3 Shio yang Menarik Kekayaan Mulai 17 Agustus 2026, Banjir Keberuntungan Selama Sepekan

3 Shio yang Menarik Kekayaan Mulai 17 Agustus 2026, Banjir Keberuntungan Selama Sepekan

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:20 WIB

×