alexametrics

Formula E Jakarta Belum akan Gunakan Mobil Balap Generasi Terbaru

Arief Apriadi
Formula E Jakarta Belum akan Gunakan Mobil Balap Generasi Terbaru
Gubernur Jakarta Anies Baswedan (kanan batik biru) melihat mobil listrik di lintasan balap Formula E di Brooklyn, New York, Amerika Serikat. ANTARA/HO-Instagram/@aniesbaswedan/aa.

Formula E telah menyiapkan mobil balap listrik generasi ketiga (Gen3) yang diklaim paling efisien di dunia.

Suara.com - Formula E Jakarta direncanakan akan bergulir pada 4 Juni 2022 setelah tertunda dua tahun akibat pandemi Covid-19. Meski demikian, seri dengan nama resmi 2022 Jakarta E-Prix itu dipastikan tidak akan dihiasi mobil-mobil generasi terbaru.

Ajang balap mobil listrik Formula E telah menyiapkan jet darat genarasi ketiga (Gen3) yang digadang-gadang sebagai mobil balap paling efisien di dunia.

Namun, penerapan teknologi tersebut baru akan digunakan mulai musim kesembilan pada 2023. Saat ini, Formula E telah memperkenalkannya kepada pabrikan, tim, pembalap, dan sponsor dalam sebuah acara di Valencia.

Tim-tim sedang mengujinya di Spanyol menjelang musim delapan yang dimulai Januari tahun depan.

Baca Juga: Bamsoet: Penyelenggaraan Formula E Tunjukan Indonesia Siap Bangkit

"Gen3 adalah mobil balap kami yang paling cepat, paling ringan, paling kuat, dan paling efisien," kata kepala eksekutif Formula E Jamie Reigle seperti dikutip Reuters.

"Bersama dengan (badan pengelola olahraga otomotif) FIA, kami telah membuat mobil balap performa tinggi yang paling efisien dan paling berkelanjutan di dunia."

Formula E mengatakan paling tidak 40 persen dari energi yang digunakan selama balapan akan dihasilkan dari pengereman regeneratif. Mobil Gen3 akan memiliki powertrain depan dan belakang dengan menggandakan kemampuan regeneratif saat ini.

Sebuah motor listrik akan menghasilkan tenaga hingga 350kw dan membuat mobil menjadi lebih ringan dan lebih kecil dari yang saat ini dilombakan di berbagai sirkuit jalanan berbasis kota, dengan kecepatan maksimal 320 km per jam.

Mobil ini juga akan bebas karbon dan berjalan tanpa rem hidrolik belakang.

Baca Juga: Bilang Presiden Bakal Tentukan Sirkuit Formula E Jakarta, Anies Minta Bamsoet Klarifikasi

Formula E berencana mendaur ulang bagian serat karbon yang rusak sementara ban akan mengandung 26 persen bahan-bahan terbarukan, demikian dilansir dari Antara.

Komentar