facebook

Alasan Kevin/Marcus Mundur dari Tiga Turnamen Asia: Takut Digebuki Lawan

Arief Apriadi
Alasan Kevin/Marcus Mundur dari Tiga Turnamen Asia: Takut Digebuki Lawan
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya melakukan serangan kepada pebulu tangkis ganda putra Cina Liang Wei Keng dan Wang Chang pada babak semi final Daihatsu Indonesia Master 2022 di Istora Senayan,  Jakarta Pusat, Sabtu (11/6/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Kevin/Marcus resmi menarik diri dari Malaysia Open, Malaysia Masters, dan Singapura Open.

Suara.com - Pasangan ganda putra ranking satu dunia asal Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon resmi mundur dari tiga turnamen Asia Tenggara yakni Malaysia Open, Malaysia Masters, dan Singapura Open.

Pelatih kepala sektor ganda putra PBSI, Herry Iman Pierngadi menyebut kondisi Marcus yang belum 100 persen pulih dari cedera jadi alasan utama keputusan itu diambil.

Selain itu, waktu persiapan yang singkat yakni hanya seminggu jelang tampil di tiga turnamen itu juga disebut Herry IP tidak ideal bagi anak latihnya.

"Benar, Minions kita tarik dari tiga turnamen di Malaysia Open, Malaysia Masters, dan Singapura Open," kata Herry dalam rilis PBSI, Kamis (23/6/2022).

Baca Juga: Indonesia Open 2022: Raih Prestasi Terburuk dalam 40 Tahun, Ini Kata PBSI

"Marcus belum pulih dari cedera paska-operasi di bagian tumit kirinya. Gerakannya di lapangan belum normal seperti dulu."

Lebih jauh, pelatih berjuluk Naga Api itu juga menjelaskan bahwa mengirim Kevin/Marcus dalam kondisi tidak prima hanya akan menjadi bumerang.

Kepala pelatih tunggal putra PBSI, Herry Iman Pierngadi menyampaikan bahwa ketiga pasangan yang dipunyai timnas siap turun pada laga perdana Piala Sudirman kontra Rusia di Finlandia, Minggu. (dokumentasi PP PBSI)
Kepala pelatih tunggal putra PBSI, Herry Iman Pierngadi menyampaikan bahwa ketiga pasangan yang dipunyai timnas siap turun pada laga perdana Piala Sudirman kontra Rusia di Finlandia, Minggu. (dokumentasi PP PBSI)

Pasalnya, setiap kali bertanding, Kevin/Marcus selalu diharapkan menjadi juara. Jika mendapat hasil sebaliknya, tekanan dan kritik pun akan menghujani mereka terlepas dari kondisi fisik Marcus yang belum prima.

Herry IP juga menekankan bahwa Kevin/Marcus hanya akan jadi bulan-bulanan lawan apabila tetap memutuskan ikut serta di tiga turnamen Asia Tenggara itu dalam kondisi yang kurang fit.

"Kalau persiapan tidak bagus dan tetap dipaksakan berangkat ke tiga turnamen, bisa-bisa Minions akan digebukin lawan," ujar Herry IP.

Baca Juga: Penonton Indonesia Open 2022 Keluhkan Mahalnya Harga Air Mineral

"Maklum, persaingan sekarang sangat ketat. Ini yang tidak saya harapkan. Kalau sudah kalah, masyarakat nanti juga jadi heboh," tambahnya.

Karena itu, lanjut Herry, dengan absen di tiga turnamen Asia Tenggara, Minions bisa fokus ke persiapan untuk menghadapi Kejuaraan Dunia 2022 di Tokyo, Agustus nanti.

"Waktunya untuk fokus ke persiapan menghadapi Kejuaraan Dunia saja agar performanya bisa lebih optimal," sebut Herry.

Komentar