Rionny Mainaky Anggap Jafar/Felisha Pantas Bersaing di Level Elite Ganda Campuran

Arief Apriadi Suara.Com
Minggu, 13 April 2025 | 16:38 WIB
Rionny Mainaky Anggap Jafar/Felisha Pantas Bersaing di Level Elite Ganda Campuran
Pelatih pelatnas PBSI, Rionny Mainaky menilai pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu  pantas bersaing di level etlite setelah mencuri perhatian di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2025 dengan melaju ke semifinal. (Instagram/badminton.ina)

Suara.com - Pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, sukses mencuri perhatian di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2025, meski belum berhasil melangkah ke partai final.

Performa impresif mereka mendapat apresiasi langsung dari pelatih pelatnas PBSI, Rionny Mainaky, yang menilai keduanya telah menunjukkan potensi besar untuk bersaing di level elite dunia.

Dalam laga semifinal yang berlangsung Sabtu (12/4) di Ningbo Olympic Sports Center Gymnasium, China, Jafar/Felisha sempat memberikan perlawanan sengit kepada pasangan Jepang Hiroki Midorikawa/Natsu Saito.

Meski akhirnya kalah dalam tiga gim dengan skor 21-15, 21-23, dan 11-21, penampilan debutan muda ini dinilai penuh semangat dan menjanjikan.

“Start mereka di semifinal memang kurang meyakinkan, tapi mereka berhasil membalikkan keadaan di gim pertama dan kedua. Sayangnya, pada gim ketiga kurang bisa mengatasi tekanan lawan yang lebih berpengalaman dalam penempatan bola dan variasi permainan,” jelas Rionny dalam pernyataan tertulis, Minggu (13/4).

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky. (dok.PBSI)
Pelatih pelatnas PBSI, Rionny Mainaky menilai pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu  pantas bersaing di level etlite setelah mencuri perhatian di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2025 dengan melaju ke semifinal. (dok.PBSI)

Menurut Rionny, pengalaman menjadi kunci perbedaan utama yang membuat pasangan Jepang lebih unggul di laga penentu. Kendati demikian, ia memuji mentalitas, kedisiplinan, dan etos kerja Jafar/Felisha yang telah menunjukkan grafik peningkatan selama berlatih di pelatnas Cipayung.

“Secara kualitas, mereka sudah siap tampil di level atas. Mereka disiplin, rajin latihan, dan cepat belajar dari pertandingan. Tinggal meningkatkan kekuatan fisik dan memperkuat mental bertanding,” ujar Rionny optimistis.

Salah satu hal yang membuat Rionny terkesan adalah kemampuan Jafar/Felisha mengendalikan rasa gugup di turnamen debut mereka. Menurutnya, keduanya sudah menunjukkan perkembangan pola pikir sebagai atlet kompetitif.

“Dari awal servis, fase menyerang hingga bertahan, mereka tahu cara mengatasi tekanan. Itu modal bagus. Mindset mereka mulai terbentuk bahwa mereka mampu bersaing dengan pasangan terbaik dunia,” tambahnya.

Baca Juga: BATC 2024: Tim Indonesia Siap Tempur pada Pertandingan Pembuka

Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu (dok. PBSI)
Pelatih pelatnas PBSI, Rionny Mainaky menilai pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu  pantas bersaing di level etlite setelah mencuri perhatian di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2025 dengan melaju ke semifinal. (dok. PBSI)

Meski memuji performa anak asuhnya, Rionny mengingatkan bahwa pencapaian ini bukan akhir. Evaluasi menyeluruh tetap harus dilakukan agar Jafar/Felisha bisa terus naik level dan konsisten bersaing di ajang internasional.

“Pertandingan kemarin jadi pengalaman berharga. Tapi teknik bermain mereka masih perlu ditingkatkan. Jangan cepat puas,” tegasnya.

Selain Jafar/Felisha, Rionny juga menyoroti performa tiga pasangan ganda campuran Indonesia lainnya, yakni Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, dan Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Menurutnya, mereka masih harus membenahi ketenangan serta kemampuan keluar dari tekanan saat bertanding.

Sayangnya, BAC 2025 bukan menjadi turnamen yang manis bagi skuad Merah Putih. Tak satu pun gelar berhasil dibawa pulang, termasuk dari Jonatan Christie yang gagal mempertahankan gelar tunggal putra usai tersingkir di perempat final.

Pencapaian terbaik Indonesia adalah meraih medali perunggu melalui dua wakil: Jafar/Felisha di sektor ganda campuran dan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana di ganda putra. Leo/Bagas harus mengakui keunggulan pasangan China Cheng Bo Yang/Liu Yi dengan skor 21-13, 18-21, 12-21.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI