Bukan Sekadar Balap: Trial Game Dirt Solo, Panggung Pembuktian Gengsi di Trek Perawan

Ronald Seger Prabowo

Jum'at, 26 September 2025 | 23:37 WIB
Bukan Sekadar Balap: Trial Game Dirt Solo, Panggung Pembuktian Gengsi di Trek Perawan
Putaran keempat kejuaraan motocross dan grasstrack bergengsi Trial Game Dirt (TGD) 2025 di Sirkuit Lapangan Gentan, Sukoharjo, dimulai pada Jumat (26/9/2025). [Dok Panitia Trial Game]
baca 10 detik
  • Trial Game Dirt Solo bukan hanya ajang balapan biasa
  • Trek yang digunakan masih perawan
  • Atmosfer kompetisi sangat intens

Suara.com - Putaran keempat kejuaraan motocross dan grasstrack bergengsi Trial Game Dirt (TGD) 2025 di Sirkuit Lapangan Gentan, Sukoharjo, dimulai pada Jumat (26/9/2025).

Tempo tinggi dan persaingan sengit mewarnai race hari pertama yang diikuti oleh puluhan rider elite nasional di tiga kelas yang dilombakan, yakni Campuran Open, FFA Open, dan Campuran Non Seeded.

Ajang motocross dan grasstrack bergengsi ini menghadirkan suasana baru dengan lintasan yang lebih menantang dibanding seri sebelumnya.

Tahun ini, panitia menghadirkan 41 pembalap yang tersebar dalam empat kelas: FFA Open, Campuran Open, Campuran Non-Seeded, dan FFA Master. Jumlah ini menunjukkan antusiasme tinggi dari para rider yang mengejar poin maksimal demi menjaga peluang juara umum.

Di kelas FFA, pertarungan antara Asep Lukman vs M Zidane jadi fokus perhatian. Keduanya hanya terpaut sedikit poin di klasemen, membuat persaingan kian panas.

“Peluangnya masih terbuka. Juara umum baru bisa ditentukan nanti di Bandung,” ujar Abed Nego, Wakil Ketua Penyelenggara.

Asep, yang sukses merebut kemenangan di Probolinggo, bertekad mempertahankan tren positif. Namun Zidane tak tinggal diam, siap menyalip poin di Solo.

Tidak hanya soal rivalitas, lintasan Solo tahun ini juga menghadirkan wajah baru. Panitia merancang trek dengan kombinasi rumput, tanah, kerikil, serta variasi handicap anyar seperti double car jump, giant table top, titian kobra, jumpingan patah, hingga bigfoot jump.

Desain ini sengaja dibuat agar para pembalap tidak mengandalkan hafalan lintasan, melainkan benar-benar menguji skill, konsentrasi, dan nyali mereka.

baca juga

Deretan handicap unik yang dirancang panitia menjadi tantangan tersendiri bagi para rider nasional yang turun gelanggang.

Salah satunya dirasakan Asep Lukman dari Budi Djarum Racing Team. Menurutnya, layout sirkuit kali ini cukup berbeda dibanding seri-seri sebelumnya.

“Lintasannya lumayan sulit, tikungannya patah-patah karena layout lebih kecil. Jadi setingan motor juga harus disesuaikan dengan kondisi,” ungkapnya.

Bukan hanya fisik dan mesin, Asep menekankan faktor mental sangat menentukan. Persaingan di posisi 5–6 besar disebutnya masih sangat terbuka karena diisi pembalap dengan segudang prestasi.

“Persiapan lebih ke mental dan konsistensi. Bermain cantik, jaga ambisi, tapi jangan terlalu agresif. Itu kuncinya,” imbuhnya.

Dengan sistem akumulasi poin, setiap seri jadi krusial. Asep, yang kini bersaing ketat di papan atas klasemen, menilai bahwa kesalahan kecil di Solo bisa berpengaruh besar terhadap peluang juara umum.

“Apalagi putaran terakhir akan digelar di Bandung, sehingga seri Solo menjadi momentum penting bagi para rider untuk mengamankan posisi,” kata Asep.

“Meski layout lebih kecil, lintasan di sini (Sirkuit Lapangan Gentan) penuh jebakan. Handicap seperti double car jump hingga bigfoot jump membuat rider harus benar-benar berhitung dalam mengambil keputusan di tiap tikungan maupun lompatan,” urai Asep.

Event motocross dan grasstrack bergengsi garapan 76Rider ini diprediksi menjadi seri paling krusial sebelum menuju laga penentuan akhir musim.

TGD Solo menjadi seri keempat dari total lima putaran musim 2025. Akumulasi poin dari setiap kota akan menentukan siapa yang berhak menyandang gelar juara umum. Karena itu, setiap detik di lintasan Gentan begitu krusial bagi para crosser.

Gelaran dua hari ini pun diyakini akan menjadi penentu arah persaingan sebelum para rider menutup musim di Bandung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sirkuit Mijen Membara, Crosser 19 Tahun Ini Ancam Dominasi di Kejurnas Motocross 2025

Sirkuit Mijen Membara, Crosser 19 Tahun Ini Ancam Dominasi di Kejurnas Motocross 2025

Otomotif | Jum'at, 12 September 2025 | 19:20 WIB

Trial Game Dirt 2025 Probolinggo: Kejutan di FFA Open Bikin Klasemen Memanas

Trial Game Dirt 2025 Probolinggo: Kejutan di FFA Open Bikin Klasemen Memanas

Sport | Minggu, 31 Agustus 2025 | 14:07 WIB

Crosser Astra Honda Kembali  Bawa CRF250R  Melesat di Kejurnas Motocross

Crosser Astra Honda Kembali Bawa CRF250R Melesat di Kejurnas Motocross

Otomotif | Senin, 25 Agustus 2025 | 12:28 WIB

Terkini

Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar

Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 14:40 WIB

Mantan Pekerja Asbes Laporkan Dugaan Penyakit Akibat Kerja ke Pengawas Ketenagakerjaan Karawang

Mantan Pekerja Asbes Laporkan Dugaan Penyakit Akibat Kerja ke Pengawas Ketenagakerjaan Karawang

News | Senin, 28 September 2026 | 14:36 WIB

GOTO Jadi Korban Batas Harga Saham Rp1, Langsung ARB

GOTO Jadi Korban Batas Harga Saham Rp1, Langsung ARB

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 14:29 WIB

Ini Kandang Timnas Indonesia! Atmosfer GBK 7 Tahun Lalu Bikin Bulu Kuduk Pemain Malaysia Berdiri

Ini Kandang Timnas Indonesia! Atmosfer GBK 7 Tahun Lalu Bikin Bulu Kuduk Pemain Malaysia Berdiri

Bola | Senin, 28 September 2026 | 14:28 WIB

Al-Washliyah-GJI Jajaki Kolaborasi Energi Terbarukan dengan BAZNAS Sumut

Al-Washliyah-GJI Jajaki Kolaborasi Energi Terbarukan dengan BAZNAS Sumut

Sumut | Senin, 28 September 2026 | 14:23 WIB

Buka Diler ke-50, Geely Goda Warga Konsumen Lewat Fasilitas Fast Charging dan Garansi 5 Tahun

Buka Diler ke-50, Geely Goda Warga Konsumen Lewat Fasilitas Fast Charging dan Garansi 5 Tahun

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 14:21 WIB

Rekor Timnas Indonesia vs Malaysia: Garuda Berjaya atas Harimau Malaya di GBK

Rekor Timnas Indonesia vs Malaysia: Garuda Berjaya atas Harimau Malaya di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 14:20 WIB

Review Forgotten Island: Emosinya Kuat, tapi Konfliknya Terlalu Main Aman

Review Forgotten Island: Emosinya Kuat, tapi Konfliknya Terlalu Main Aman

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 14:20 WIB

Apa Weton Paling Sakral? Ini Daftarnya

Apa Weton Paling Sakral? Ini Daftarnya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 14:20 WIB

Bahaya Makanan Ultra-Proses Bagi Gen Z: Bikin Kenyang Sesaat, Merusak Mental Kemudian

Bahaya Makanan Ultra-Proses Bagi Gen Z: Bikin Kenyang Sesaat, Merusak Mental Kemudian

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 14:18 WIB

×