- Bencana banjir parah di Songkhla, Thailand, mengancam kelancaran Grup B sepak bola putra SEA Games 2025.
- Kemungkinan besar pertandingan Grup B akan direlokasi ke Bangkok karena akses menuju Tinsulanon Stadium terganggu.
- Otoritas Thailand telah mengaktifkan rencana kontingensi, memindahkan beberapa cabang olahraga dari Songkhla ke lokasi lain.
Suara.com - Bencana banjir parah di provinsi Songkhla, yang menjadi lokasi Grup B sepak bola putra SEA Games 2025, mengancam kelancaran penyelenggaraan pertandingan.
Tim U-22 Vietnam terpaksa menunggu keputusan resmi dari tuan rumah, karena rencana mereka bermain di Tinsulanon Stadium pada 4 dan 11 Desember mendatang kini terancam.
Meskipun stadion tidak terendam, akses jalan menuju venue mengalami kerusakan dan terendam air, sehingga perjalanan tim Vietnam dari Ho Chi Minh City ke Songkhla pada 1 Desember berpotensi terganggu.
“Kemungkinan besar Grup B akan dipindahkan dari Songkhla ke Bangkok. Bencana alam ini memengaruhi seluruh persiapan,” kata sumber yang dikutip VnExpress.
Bangkok memiliki sejumlah stadion yang siap dipakai, termasuk Thammasat Stadium, yang rutin menjadi venue tim nasional Thailand, serta Rajamangala National Stadium untuk pertandingan Grup A, semifinal, dan final.
![Thailand memperkenalkan desain baru maskot SEA Games 2025 bernama The Sans, tampil lebih sederhana dan modern namun tetap menonjolkan identitas nasional. [Dok. IG olympicmas]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/10/08/23618-thailand-memperkenalkan-desain-baru-maskot-sea-games-2025-bernama-the-sans.jpg)
Meski perjalanan tim Vietnam tidak terlalu terganggu karena transit di Bangkok sudah menjadi bagian rencana, logistik seperti lapangan latihan, akomodasi, dan konsumsi harus disusun ulang jika lokasi pertandingan berubah.
Songkhla seharusnya menjadi tuan rumah 10 cabang olahraga dengan total 109 medali emas, termasuk sepak bola putra, muay Thai, petanque, gulat, pencak silat, judo, karate, wushu, dan kabaddi.
Direktur Jenderal Sports Authority of Thailand (SAT), Kongsak Yodmanee, menyatakan rencana kontingensi telah diaktifkan.
Beberapa cabang olahraga sudah dipindahkan, antara lain, Muay Thai ke Prince of Songkhla University International Convention Center
Baca Juga: Maybank Indonesia Dorong Sport Tourism Ramah Lingkungan Lewat Il Festino 2025
Lalu ada Petanque dengan tambahan atap dan tenda untuk mengantisipasi hujan
Serta Jiu jitsu dipindahkan sekitar 150 km ke Saraburi.
Sementara itu, untuk kontingen Indonesia di SEA Games 2025 menurut Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Bayu Priawan Djokosoetono, timnya akan melakukan survei ulang terhadap venue setelah panitia penyelenggara memutuskan untuk memindahkan lokasi pertandingan akibat banjir yang melanda kawasan selatan Thailand.
“Keselamatan atlet selalu menjadi prioritas utama. Kami memahami dan mendukung langkah yang diambil Panitia Penyelenggara SEA Games 2025 Thailand untuk merelokasi sejumlah venue ke area yang lebih aman dan siap digunakan,” kata Bayu.
Banjir di Songkhla biasa terjadi saat musim hujan (Oktober–Maret), namun tahun ini tercatat terburuk dalam 300 tahun terakhir.
Kota Hat Yai, kota terbesar di provinsi tersebut, mengalami genangan besar, memaksa evakuasi ribuan warga.