Kenapa F1 Bahrain 2026 di Malaysia? Balapan Penuh Drama, Ini Hasil Race-nya

Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 05 Oktober 2026 | 11:18 WIB
Kenapa F1 Bahrain 2026 di Malaysia? Balapan Penuh Drama, Ini Hasil Race-nya
Grand Prix F1 Bahrain 2026 di Sepangf Sirkuit Malaysia (X/beINSPORTSid)
baca 10 detik
  • Grand Prix F1 Bahrain 2026 dipindah ke Sirkuit Sepang Malaysia karena keamanan Bahrain memburuk akibat konflik.
  • Pemerintah Bahrain tetap menjadi promotor utama meskipun balapan darurat tersebut diselenggarakan di wilayah Selangor Malaysia.
  • Max Verstappen keluar sebagai pemenang balapan, diikuti Kimi Antonelli dan Lewis Hamilton di posisi tiga besar.

Suara.com - Grand Prix Formula 1 (F1) Bahrain 2026 menjadi seri yang tidak biasa karena balapan tersebut justru digelar di Sirkuit Internasional Sepang, Selangor, Malaysia.

Pemindahan venue dilakukan setelah GP Bahrain yang semula dijadwalkan berlangsung pada April 2026 harus dibatalkan akibat kondisi keamanan di kawasan Bahrain.

Meski berlangsung di Malaysia, Grand Prix F1 Bahrain 2026 tetap menggunakan nama Formula 1 Bahrain Grand Prix karena pemerintah Bahrain masih berstatus sebagai promotor utama penyelenggaraan.

Balapan pengganti ini juga menghadirkan persaingan menarik di papan atas klasemen, terutama antara Kimi Antonelli dan George Russell yang sama-sama memperkuat Mercedes.

Kenapa F1 Bahrain di Malaysia?

Grand Prix Bahrain 2026 awalnya dijadwalkan menjadi seri keempat dalam kalender F1 dan berlangsung di Bahrain International Circuit pada 10-12 April 2026.

Namun, situasi keamanan di kawasan tersebut memburuk setelah pecahnya konflik Amerika Serikat dan Israel dengan Iran sejak 28 Februari 2026. Kondisi tersebut turut berdampak pada sejumlah wilayah Bahrain, termasuk area fasilitas bahan bakar yang berada di sekitar sirkuit.

Pembatasan lalu lintas udara di kawasan Bahrain juga membuat perjalanan menuju negara tersebut menjadi tidak ideal bagi penyelenggara, tim, pembalap, dan penonton. FIA kemudian memutuskan menunda balapan hingga situasi memungkinkan.

Pada 26 Juli 2026, Formula 1 dan FIA mengumumkan bahwa Sepang dipilih sebagai lokasi pengganti setelah tercapai kesepakatan dengan pemerintah Bahrain dan Malaysia. Dengan keputusan tersebut, balapan yang semula berpotensi hilang dari kalender tetap dapat digelar.

Penunjukan Sepang juga berkaitan dengan posisi geografisnya dalam kalender F1. Balapan di Malaysia dapat ditempatkan di antara GP Azerbaijan pada 26 September dan GP Singapura pada 11 Oktober sehingga rangkaian tiga balapan beruntun tetap dapat berlangsung tanpa mengubah struktur kalender secara besar-besaran.

baca juga

Meski lokasi balapan berpindah negara, statusnya tidak berubah menjadi GP Malaysia. Pemerintah Bahrain tetap menjadi promotor sehingga seri tersebut secara resmi tetap disebut F1 Bahrain Grand Prix.

Sepang sendiri bukan nama baru bagi Formula 1. Sirkuit tersebut terakhir menjadi tuan rumah F1 pada 2017, ketika Max Verstappen berhasil meraih kemenangan bersama Red Bull.

Hasil Race F1 Bahrain 2026

Balapan F1 Bahrain 2026 di Sepang berlangsung dramatis setelah hujan deras menyebabkan start tertunda lebih dari satu jam.

Setelah balapan dimulai kembali, Kimi Antonelli sempat memimpin, tetapi Max Verstappen perlahan mendekat dan mengambil posisi terdepan.

Verstappen naik ke posisi kedua pada lap keenam sebelum akhirnya menyalip Antonelli setelah Safety Car masuk ke pit pada lap ke-13. George Russell kemudian berada di posisi kedua dan Antonelli harus berjuang mempertahankan tempatnya.

Persaingan kembali berubah ketika Alexander Albon mengalami masalah pada lap ke-44 dan memicu Safety Car. Menjelang finis, masalah juga menimpa mobil Russell pada lap ke-50 sehingga pembalap Mercedes tersebut gagal menyelesaikan balapan.

Verstappen akhirnya keluar sebagai pemenang, diikuti Antonelli dan Lewis Hamilton yang berhasil merebut posisi ketiga dari Isack Hadjar pada lap ke-53.

Berikut hasil lengkap F1 Bahrain 2026:

  1. Max Verstappen – Red Bull Racing
  2. Kimi Antonelli – Mercedes
  3. Lewis Hamilton – Ferrari
  4. Charles Leclerc – Ferrari
  5. Isack Hadjar – Red Bull Racing
  6. Oscar Piastri – McLaren
  7. Liam Lawson – Racing Bulls
  8. Fernando Alonso – Aston Martin
  9. Lando Norris – McLaren
  10. Arvid Lindblad – Racing Bulls
  11. Nico Hulkenberg – Audi
  12. Lance Stroll – Aston Martin
  13. Franco Colapinto – Alpine
  14. Oliver Bearman – Haas
  15. Esteban Ocon – Haas
  16. Pierre Gasly – Alpine
  17. Carlos Sainz Jr. – Williams
  18. Gabriel Bortoleto – Audi
  19. Sergio Perez – Cadillac

DNF: Valtteri Bottas, Alexander Albon, dan George Russell.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Diduga Dua Pemain Bangladesh di Klub Malam Jakarta Usai Dibantai Timnas Indonesia

Viral Diduga Dua Pemain Bangladesh di Klub Malam Jakarta Usai Dibantai Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:16 WIB

Malaysia Lepas Perebutan Juara 3 FIFA ASEAN Cup 2026? Dion Cools Cabut, Faisal Halim Absen

Malaysia Lepas Perebutan Juara 3 FIFA ASEAN Cup 2026? Dion Cools Cabut, Faisal Halim Absen

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:00 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Terkini

Rekam Jejak Mayjen TNI Rionardo, Panglima Pertama Kodam XXV Kepri

Rekam Jejak Mayjen TNI Rionardo, Panglima Pertama Kodam XXV Kepri

Batam | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:17 WIB

Cara Mengetahui Nomor WhatsApp Diblokir Tanpa Chat, Begini Tandanya

Cara Mengetahui Nomor WhatsApp Diblokir Tanpa Chat, Begini Tandanya

Tekno | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Anthony Hudson Puji Semangat Juang Timnas Indonesia Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026

Anthony Hudson Puji Semangat Juang Timnas Indonesia Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:12 WIB

Fahri Hamzah Kritik Usulan Threshold 5 Persen: Itu Sikap 'Banci' Partai Besar!

Fahri Hamzah Kritik Usulan Threshold 5 Persen: Itu Sikap 'Banci' Partai Besar!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Daftar 166 Pejabat Ring Utama Presiden Prabowo Subianto, Terbesar Sejak Era Soekarno

Daftar 166 Pejabat Ring Utama Presiden Prabowo Subianto, Terbesar Sejak Era Soekarno

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:06 WIB

7 Kesalahan Urutan Skincare yang Malah Bikin Wajah Makin Kusam dan Berminyak

7 Kesalahan Urutan Skincare yang Malah Bikin Wajah Makin Kusam dan Berminyak

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:04 WIB

Drama Tikungan Terakhir Motegi! Badly Sukses Kunci Podium Perdana Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026

Drama Tikungan Terakhir Motegi! Badly Sukses Kunci Podium Perdana Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026

Sport | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:04 WIB

Urutan Pemakaian Retinol, Niacinamide, dan Moisturizer agar Tidak Iritasi

Urutan Pemakaian Retinol, Niacinamide, dan Moisturizer agar Tidak Iritasi

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Anthony Hudson Akui Kekuatan Timnas Indonesia, Thailand Harus Kerja Keras di Final FIFA ASEAN Cup

Anthony Hudson Akui Kekuatan Timnas Indonesia, Thailand Harus Kerja Keras di Final FIFA ASEAN Cup

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Tokoh Kritis Jadi Wantimpres: Strategi 'Soft Cooptation' Prabowo yang Berisiko Jadi Bom Waktu

Tokoh Kritis Jadi Wantimpres: Strategi 'Soft Cooptation' Prabowo yang Berisiko Jadi Bom Waktu

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:00 WIB

×