Seorang Wanita Ditusuk Orang Misterius yang Berpura-Pura Sebagai Petugas Sensus

Sukabumi

Jum'at, 21 Oktober 2022 | 19:35 WIB
Seorang Wanita Ditusuk Orang Misterius yang Berpura-Pura Sebagai Petugas Sensus
istockphoto/rootstocks

Sukabumi.suara.com - Seorang perempuan berusia 20 tahun ditusuk oleh orang yang tak dikenal. Orang tersebut berpura-pura menjadi petugas sensus penduduk. 

T (20) saat itu sedang berada di rumah sendirian. Ia ditusuk di rumahnya yang berada di Desa Cimandala, Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Kamis (20/10/2022) sekitar pukul 08.00 WIB. 

Kompol Darmawan selaku Kapolsek Sukaraja membenarkan kejadian tersebut. Bahwa saat itu korban sedang didatangi oleh seorang pria yang mengaku sebagai petugas sensus penduduk.

 Saat itu pelaku berpura-pura meminta Kartu Keluarga dan KTP dari keluarga korban. Saat T ingin menghubungi keluarganya, pelaku pun langsung masuk ke dalam rumah korban. 

"Saat itu korban T ini mencoba menghubungi orangtuanya melalui telepon dari dalam rumah. Namun pria yang mengaku sebagai petugas sensus tersebut masuk ke dalam rumah dan langsung melakukan pemukulan," ujar Darwawan.  

Saat itu korban sempat melawan pelaku, tetapi kemudian pelaku langsung menusukan pisau ke perut korban dan langsung melarikan diri. 

"Diketahui dari korban bahwa pelakunya menggunakan masker dan topi kupluk, jadi korban tidak mengenalinya," jelasnya. 

Korban diselamatkan oleh tetangganya saat mendengar suara rintihannya. Saat tetangga datang pelaku sudah melarikan diri. Korban pun dibawa ke Rumah Sakit FMC Sukaraja. Hingga saat ini T masih dalam penanganan medis. 

Gandari Adianti Aju Fatimah selaku Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor, mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati ketika menerima kunjungan orang yang mengaku sebagai petugas sensus. 

Setiap petugas sensus akan dilengkapi dengan identitas yang lengkap. Baik berupa name tag ataupun surat tugas dari lembaga resmi.

"Masyarakat harus memastikan dulu bahwa yang datang mengetuk pintu itu petugas sensus Regsosek 2022 atau bukan. Petugas kita punya name tag, kemudian juga menggunakan ransel-ransel berwarna hitam," ucap Gandari.

Sumber: jakarta.suara.com 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sempat Lari Bersimbah Darah, Keluarga Anak Ditusuk saat Pulang Ngaji di Cimahi Ungkap Fakta Ini

Sempat Lari Bersimbah Darah, Keluarga Anak Ditusuk saat Pulang Ngaji di Cimahi Ungkap Fakta Ini

Jabar | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 18:33 WIB

Obat Sirup Dilarang, IDAI Imbau Beralih ke Penggunaan Obat Racik untuk Anak

Obat Sirup Dilarang, IDAI Imbau Beralih ke Penggunaan Obat Racik untuk Anak

Foto | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 17:55 WIB

Wanita di Indonesia Rentan Terserang Osteoporosis, Ini Langkah yang Disarankan Dokter

Wanita di Indonesia Rentan Terserang Osteoporosis, Ini Langkah yang Disarankan Dokter

Riau | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 18:00 WIB

Terkini

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 01:05 WIB

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB

Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan

Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan

Sumsel | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50 WIB

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:41 WIB

FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech

FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech

Sumsel | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:36 WIB

Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak

Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak

Kalbar | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:20 WIB

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:11 WIB

Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan

Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan

Jakarta | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:06 WIB

Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel

Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel

Video | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:00 WIB

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:45 WIB