Sukabumi.suara.com - Pada Selasa (1/11/2022) seorang ayah di Depok tega membunuh putri kandungnya sendiri. Diketahui bahwa sang ayah membunuh putrinya di kediamannya yang berada di Perumahan Klaster Pondok Jatijajar, Tapos, Depok.
AKBP Yogen Hereos Baruno selaku Kasat Reskrim Polres Metro Depok membenarkan kabar bahwa ada seorang ayah yang tega membunuh anak kandungnya sendiri. Selain itu RNA (31) yang merupakan pelaku juga melakukan penyerangan terhadap sang istri. Saat ini istri dari pelaku masih dalam keadaan kritis di Rumah Sakit.
"Satu kritis, yang satu lagi meninggal dunia ibu dan anak korban ini. Diduga pelaku adalah ayah atau suami korban," ucap Yogen saat dikonfirmasi di lokasi, pada Selasa (1/11).
Pelaku menyerang sang anak dan istrinya menggunakan senjata tajam jenis parang.
Berdasarkan dengan keterangan keluarga korban, didapatkan bahwa pelaku dan istrinya sudah sering cekcok beberapa kali disarankan untuk pisah tetapi ibu korban tetap ingin mempertahankan rumah tangganya.
"Rumah tangganya kurang sehat, tetapi ibunya masih mempertahankan. Kami dari keluarga sudah menyarankan kalau mau pisah ya pisah, karena tindak kekerasan yang dilakukan pelaku sudah melebihi batas," ucap Fahmi yang merupakan kakak ipar dari korban.
Fahmi mencurigai bahwa saat itu sang anak melihat pertengkaran antara ibu dan ayahnya, kemudian mencoba untuk melerai. Tapi naas korban dan sang ibu harus rela mempertaruhkan nyawanya di tangan sang ayah.
"Sepertinya anak pertamanya itu sering lihat ibunya dianiaya, dan saat kejadian mungkin anaknya mencoba melerai hingga akhirnya menjadi korban," kata Fahmi.
Dirinya mengatakan bahwa korban malam ini akan langsung dimakamkan setelah tiba dari RS Polri Keramat Jati.
Baca Juga: Atta Halilintar Bingung Liat Millen Pakai Baju Seksi Pamer Paha: Gapapalah Muhrim Kok
Untuk pelaku sampai saat ini masih dalam pemeriksaan, hingga saat ini masih belum diketahui tentang motif pelaku membunuh korban dan juga menganiaya sang istri hingga koma.
"Kita masih melakukan pemeriksaan saksi juga," jelas AKBP Yogen.