Diduga Pasien Gangguan Jiwa, Seorang Wanita Dikurung di Saung Kecil

Sukabumi

Rabu, 16 November 2022 | 07:15 WIB
Diduga Pasien Gangguan Jiwa, Seorang Wanita Dikurung di Saung Kecil
Ilustrasi-Seorang wanita yang diduga alami gangguan jiwa dikurung di saung kecil (istockphoto/Eni Dwi Astuti)

Sukabumi.suara.com - Seorang warga Desa Gunungbatu, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, yaitu S (42) diduga mengalami gangguan jiwa

Dugaan tersebut berdasarkan dengan salah satu kesaksian dari warga yaitu D (64) yang mengatakan kondisi kejiwaan dari S yang sudah berlangsung dari 2001, ketika S baru saja pulang bekerja dari Jakarta. 

S merupakan anak keempat dari enam bersaudara. Saat itu ia pergi bekerja ke Jakarta saat berumur 13 tahun dan bekerja selama 8 tahun disana. Disana S bekerja sebagai asisten rumah tangga. 

 "Sekitar delapan tahun bekerja di sana, 2001 pulang ke kampung, dijemput kakaknya. Majikannya bilang S sakit," ujar D dilansir dari sukabumiupdate.com-jaringan suara.com, pada Selasa (15/11/2022). 

Diketahui kedua orang tua dari S sudah meninggal dunia, jadi saat pulang dari Jakarta, S tinggal bersama dengan kakak dan istri kakaknya di Desa Gunungbatu. Sejak saat itu dugaan gangguan jiwa yang dialami oleh S semakin parah. 

D menuturkan jika S sering berbicara sendiri dengan suara keras, kadang beberapa kali mencoba untuk kabur. Tetangga merasa takut sehingga S kerap dibawa ke tempat kakaknya bekerja sebagai penyadap gula merah.

Saat itu S dibawa oleh kakaknya ke tempat kerjanya, kemudian diikat di pohon agar tidak mengganggu warga lagi. 

Setelah setiap hari dibawa ke tempat kerja kakaknya selama beberapa tahun, keluarga pun berinisiatif membuatkan S saung berukuran 2x3 meter dengan tiang bambu dan dinding bilik serta atap daun ilalang. S menempati bangunan yang letaknya di belakang rumah kakaknya ini tepatnya dekat kebun bambu, selama tiga tahun.

Namun karena melihat tempat tersebut yang tidak layak, warga pun bergotong royong untuk membangun saung yang baru. Dengan keadaan yang lebih kuat dan lebih kokoh. Saung tersebut berhasil dibuat dengan ukuran 2x2,2 meter menggunakan kayu, genting, dan dinding yang lebih kuat. Saung ini berlokasi di samping rumah kakak S.

baca juga

"Saung itu baru ditempati tiga tahun, tapi di dalam saung tidak ada tempat kencing maupun BAB," kata D. 

"Yang mengurus selama ini kakaknya, setiap pulang menyadap, beri makan, buang berak, dan memandikan," lanjut D.

"Dari pengakuan kakaknya, adiknya itu belum pernah ditangani secara medis karena terkendala biaya. Hanya pernah ke orang pintar," jelas D.

Menurut keterangan SJ, kakak ipar dari S mengatakan jika selama ini S dan keluarganya tidak pernah mendapatkan bantuam dari pemerintah. 

"Dengan kondisi seadanya kami mengurus adik suami yang gangguan jiwa," ujarnya.

Sumber: sukabumiupdate.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Cara Cari Tahu Bahayanya Skincare Ilegal yang Bikin Kulit Rusak Sulit Diobati

Ini Cara Cari Tahu Bahayanya Skincare Ilegal yang Bikin Kulit Rusak Sulit Diobati

Video | Rabu, 16 November 2022 | 06:00 WIB

Seorang Pengendara Tewas Akibat Tertimpa Pohon Tumbang di Cikaret Sukabumi

Seorang Pengendara Tewas Akibat Tertimpa Pohon Tumbang di Cikaret Sukabumi

Sukabumi | Selasa, 15 November 2022 | 18:13 WIB

Tega Kamu R! Ketahuan Selingkuh Malah Pukuli Pacar hingga Babak Belur

Tega Kamu R! Ketahuan Selingkuh Malah Pukuli Pacar hingga Babak Belur

Riau | Selasa, 15 November 2022 | 18:03 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×