Jadi Lokasi Rawan Gempa, Ini Sejarah Gempa di Cianjur

Sukabumi

Selasa, 22 November 2022 | 19:26 WIB
Jadi Lokasi Rawan Gempa, Ini Sejarah Gempa di Cianjur
Dampak gempa Cianjur. (Jabar.Suara.com)

Sukabumi.Suara.com - Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono, menyebutkan bahwa Kabupaten Cianjur dan sekitarnya memang kerap diguncang gempa sejak dulu.

Hal tersebut lantaran kawasan tersebut dilalui sesar Cimandiri yang aktivitasnya memicu terjadinya gempa.

"Getaran gempa yang ada di beberapa kawasan ini ternyata memang terdapat sesar aktif yang cukup potensial dan itu bisa memicu terjadinya gempa signifikan seperti kemarin," kata Daryono, menukil tayangan Kompas TV, Selasa (22/11/2022).

Sesar Cimandiri merupakan sesar atau patahan geser aktif sepanjang kurang lebih 100 kilometer, yang memanjang dari muara Sungai Cimandiri di Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, lalu mengarah ke timur laut melewati Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, dan kemudian di Kabupaten Subang.

Daryono menyebut, gempa bumi di Kabupaten Cianjur dan sekitarnya memiliki dampak yang cukup merusak, dan telah terjadi sejak 1844, kemudian pada 1879, 1910, dan 1912.

Catatan lain menyebut, gempa merusak lainnya di Kabupaten Cianjur dan Sukabumi terjadi pada:

1. Pada 2 November 1969 (5,4 SR), 

2. Pada 26 November 1973 (5,5 SR),

3. Pada 10 Februari 1982 (5,5 SR),

baca juga

4. Pada 12 Juli 2000 (5,4 SR),

5. Pada 12 Juni 2011,

6. Pada 4 Juni 2012,

7. Pada 8 September 2012

8. Pada 11 Maret 2020,

9. Pada 21 November 2022 (5,6 SR).

Semua gempa yang disebut menghancurkan rumah dan korban jiwa yang cukup banyak. Namun begitu, Daryono menyebut kekuatan gempa rata-rata tak melebihi magnitudo 6 dan masuk dalam kategori gempa dangkal.

"Rata-rata gempa yang terjadi di zona ini tidak ada yang melebihi 6,0 semuanya bermagnitudo 5 koma," ungkapnya.

Hal lain yang diungkap adalah lokasi permukiman penduduk yang berada di daerah tanah lunak juga menyebabkan resonansi gelombang gempa, hingga pada akhirnya mengamplifikasi atau memperbesar dampak getaran gempa.

Belum lagi di wilayah perbukitan atau lereng terdapat rumah-rumah penduduk, hingga berdampak pada kerusakan parah lantaran topografi wilayah tidak stabil.

Dengan banyaknya catatan tersebut, Daryono menyarankan dilakukan upaya-upaya mitigasi untuk mengantisipasi bahaya gempa di kawasan Cianjur dan sekitarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cianjur Kembali Diguncang Gempa Susulan, BMKG Sebut Tanda Kondisi Kembali Aman: Masyarakat Wajib Waspada

Cianjur Kembali Diguncang Gempa Susulan, BMKG Sebut Tanda Kondisi Kembali Aman: Masyarakat Wajib Waspada

Bogor | Selasa, 22 November 2022 | 19:22 WIB

Ternyata Ini Penyebab Dahsyatnya Gempa Cianjur

Ternyata Ini Penyebab Dahsyatnya Gempa Cianjur

Sukabumi | Selasa, 22 November 2022 | 19:04 WIB

Korban Meninggal Akibat Gempa Cianjur Menjadi 268 Orang

Korban Meninggal Akibat Gempa Cianjur Menjadi 268 Orang

Riau | Selasa, 22 November 2022 | 19:05 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×