Viral Mahasiswa Gunadarma Persekusi Pelaku Pelecehan Seksual dan Paksa Minum Air Kencing

Sukabumi

Rabu, 14 Desember 2022 | 10:10 WIB
Viral Mahasiswa Gunadarma Persekusi Pelaku Pelecehan Seksual dan Paksa Minum Air Kencing
Mahasiswa dan pelaku pelecehan seksual Gunadarma. ((Kolase Twitter dan Instagram))

Sukabumi.suara.com – Nama mahasiswa Universitas Gunadarma belakangan sedang menjadi perbincangan panas lantaran buntut dari kasus pelecehan seksual yang terjadi.

Semuanya berawal dari adanya laporan mengenai tindakan pelecehan seksual oleh seorang mahasiswa pria bernama Tegar, kepada lebih dari satu orang korban.

Setelahnya, beberapa orang mahasiswa lain ternyata melakukan penindakan dengan menemui pelaku pelecehan seksual tersebut.

Pertemuan yang awalnya berniat meluruskan masalah, ternyata berujung dengan persekusi dan penghakiman yang dilakukan secara berlebih.

Di media sosial Twitter, beredar video pelecehan seksual yang diadili di depan publik secara berlebihan. Pelaku bernama Tegar yang dimaksud nampak ditelanjangi, diikat, disiram dengan air, bahkan wajahnya babak belur karena dipukuli.

Bukan hanya itu, dalam salah satu video yang beredar nampak pelaku pelecehan tersebut dipaksa minum atau dicekoki sebuah air yang disebut merupakan air kencing.

Bukannya mendapat dukungan, namun aksi persekusi tersebut justru mendapat kritik balik dari publik di jagat maya.

“NGELAWAN PELECEHAN DENGAN MELECEHKAN LEBIH PARAH KE SI PELAKU, LU SAMA AJA BLOK! UDAH ADA PERMENDIKBUD 30, UDAH ADA UU TPKS. INI MALAH BALIK JAMAN BATU BLOK!” cuit akun @KevinNguyeeeen di media sosial Twitter.

Pemilik akun yang mengaku sebagai kritikus tersebut kini kabarnya sudah mengantongi sejumlah nama mahasiswa yang melakukan persekusi terhadap pelaku pelecehan seksual.

baca juga

Ia mengatakan bahwa sejumlah mahasiswa yang dimaksud kini nampak menghilang di akun media sosial masing-masing lantaran takut balik dilaporkan ke polisi.

“yang ada pelakunya jadi korban terus lapor balik, kena dah tuh uno reverse card, mana buktinya banyal” ujarnya lagi.

Di lain sisi, warganet banyak yang berpendapat mengenai kondisi yang terjadi.

“Ga berniat membela pelaku karena emang yg dia lakuin salah, tapi apa yg udah dilakuin si massa ini juga ga bisa dibilang bener bang. Sampe ditelanjangi di depan umum ditambah dicekokin air kencing udah berlebihan banget sih itu.” Ujar @oemar_bakrie12

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gundar Jadi Trending, Buntut Viral Video Pelaku Pelecehan Seksual Dilecehkan dan Dicekoki Air Kencing

Gundar Jadi Trending, Buntut Viral Video Pelaku Pelecehan Seksual Dilecehkan dan Dicekoki Air Kencing

News | Selasa, 13 Desember 2022 | 19:52 WIB

Mahasiswa Gundar Pelaku Pelecehan Diikat di Pohon dan Dicekoki Air Kencing, Polisi: Gak tau!

Mahasiswa Gundar Pelaku Pelecehan Diikat di Pohon dan Dicekoki Air Kencing, Polisi: Gak tau!

News | Selasa, 13 Desember 2022 | 19:44 WIB

Oknum PNS di Banten Tega Cabuli Anak Kandung Sendiri Selama 6 Tahun

Oknum PNS di Banten Tega Cabuli Anak Kandung Sendiri Selama 6 Tahun

Sukabumi | Senin, 24 Oktober 2022 | 12:20 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×