Sukabumi.suara.com - Ajun Komisaris Besar (AKBP) Nunuk Setyowati menggantikan AKBP Muharomah Fajarini dari jabatannya sebagai Kapolres Kulon Progo, Yogyakarta, tak lama setelah viral patung Bunda Maria ditutup terpal yang berlokasi di Rumah Doa Sasana Adhi Rasa di Dusun Degolan, Desa Bumirejo, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo, DIY.
AKBP Fajarini sendiri menjabat Kapolres Kulon Progo sejak 26 Juli 2021. Untuk serah terima jabatan Kapolres Kulon Progo akan berlangsung pekan depan.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Triatmi Noviartuti mengatakan bahwa rencana awal serah terima jabatan akan berlangsung pada Sabtu, 8 April 2023.
"Untuk waktu pelaksanaannya akan disampaikan lebih lanjut,” kata Iptu Triatmi Noviartuti yang akrab disapa Novi, Jumat (31/3/2023).
Pencopotan AKBP Muharomah Fajarini ini berbarengan dengan mutasi besar-besaran di lingkungan Polri oleh Kapolri Listyo Sigit dalam Surat Telegram nomor: ST/714/III/KEP/2023 tanggal 27 Maret 2023, yang ditandatangani Wakapolri Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono.
AKBP Muharomah Fajarini merupakan Kapolres perempuan pertama yang di Polres Kulon Progo. Setelah dicopot, dia akan dimutasi ke Pamen Polda DI Yogyakarta.
Dilansir Jurnal Security, AKBP Nunuk Setyowati dikenal baik oleh kalangan masyarakat karena memberikan penyuluhan selama pandemi berlangsung, hingga ia keluar masuk kampung untuk melakukan pembekalan maupun asistensi kampung siaga di sejumlah kampung di kabupaten di wilayah Jawa Tengah, termasuk Banjarnegara hingga Brebes.
Sebelum menjabat Kasubdit Binsatpam – Polsus Ditbinmas Polda Jawa Tengah, AKBP Nunuk Setyowati pernah mengemban tugas sebagai Wakapolres Purworejo.
AKBP Nunuk Setyowati saat itu masih berpangkal Kompol dan menjabat Wakapolres Purworejo dengan menggantikan Kompol Sumaryono.
Baca Juga: Manchester City vs Liverpool: Guardiola Berjudi Mainkan Erling Haaland?