Sukabumi.suara.com - Sepertinya kekesalan Dewi Perssik belum reda terhadap Ketua RT di kediamannya di wilayah Lebak Bulus pasca mediasi yang berakhir buntu.
Mantan istri Angga Wijaya itu menuding kalau Ketua RT bernama Malkan itu arogan.
"Masalah minta maaf itu gampang, cuma sikap Pak RT ini menurut saya arogan," kata Dewi Perssik dalam video yang diunggah ke Instagram pribadinya, dikutip Minggu (2/7/2023).
Menyinggung soal hewan kurban, menurut pemilik goyang gergaji itu, hewan kurban dititip di masjid lingkungannya untuk kepentingan masyarakat bukan untuk pribadi.
Menurut dia, mestinya Ketua RT tidak melarang hewan tersebut dititip ke masjid.
"Karena sapi itu kan keperluan berkurban untuk masyarakat, bukan buat pribadi. Kecuali barang pribadi saya titipin di masyarakat, itu baru tidak boleh," ucap pedangdut yang akrab dipanggil Depe ini.
Selain itu, dia menyayangkan sikap Ketua RT yang menurutnya seolah jadi provokator warga. Menurutnya itu tidak patut dilakukan oleh seorang RT.
"Harusnya RT tuh sebagai penengah, ini malah sebaliknya. Malah RT-nya enggak terima dan merasa terhina cuma karena dititipkan sapi untuk kemaslahatan masyarakat," pungkas mantan istri Saipul Jamil itu.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, mediasi terkait persoalan hewan kurban antara Dewi Perssik dan RT Malkan yang digelar di masjid berakhir tanpa ada solusi.
Baca Juga: Sejarah Kereta Pangrango Bogor-Sukabumi