Sejarah Kereta Pangrango Bogor-Sukabumi

Sukabumi

Jum'at, 16 Juni 2023 | 09:14 WIB
Sejarah Kereta Pangrango Bogor-Sukabumi
Kereta Pangrango di Stasiun Batutulis (Dok. Windu Sugianto)

sukabumi.suara.com - Kereta Pangrango adalah salah satu layanan kereta api yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang menghubungkan Stasiun Jakarta Kota dengan Stasiun Bogor. Kereta ini diresmikan pada tanggal 1 September 1992 dan merupakan salah satu kereta api komuter yang populer di Jabodetabek.

Sejarah Kereta Pangrango dimulai pada tahun 1992 ketika PT Kereta Api mengoperasikan kereta api komuter baru yang menghubungkan Jakarta dengan Bogor. Kereta ini dinamakan "Pangrango" mengambil nama dari Gunung Pangrango yang terletak di daerah Bogor.

Kereta Pangrango Melintas JPL 11 Cipaku [Dok. Windu Sugianto]
Kereta Pangrango Melintas JPL 11 Cipaku (sumber: Dok. Windu Sugianto)

Kereta Pangrango awalnya dioperasikan menggunakan rangkaian kereta penumpang kelas ekonomi, namun seiring waktu, PT Kereta Api meningkatkan pelayanan dengan memperkenalkan kereta api kelas bisnis dan eksekutif. Kereta Pangrango menjadi salah satu pilihan favorit masyarakat yang ingin bepergian antara Jakarta dan Bogor karena kenyamanan dan keandalannya.

Pada tahun 2019, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperkenalkan kereta api komuter dengan sistem listrik pada jalur Bogor. Kereta ini menggunakan tenaga listrik sebagai sumber energi dan diberi nama "Kereta Commuter Line" atau "KRL". Dengan adanya KRL, perjalanan antara Jakarta dan Bogor menjadi lebih efisien dan ramah lingkungan.

Kereta Pangrango melintas di Cipaku [Dok. Windu Sugianto]
Kereta Pangrango melintas di Cipaku (sumber: Dok. Windu Sugianto)

Sejak itu, Kereta Pangrango tetap beroperasi dengan jadwal yang teratur dan menjadi salah satu moda transportasi yang penting dalam mengatasi masalah kemacetan di wilayah Jabodetabek. Kereta ini menjadi pilihan favorit bagi para penduduk Jakarta yang tinggal atau bekerja di Bogor, serta bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Bogor.

Demikianlah sejarah singkat mengenai Kereta Pangrango, sebuah layanan kereta api yang menghubungkan Jakarta dengan Bogor. Kereta ini telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam memfasilitasi perjalanan antar kota di wilayah Jabodetabek.

Penulis Windu Sugianto

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sejarah Berdirinya Band Coldplay

Sejarah Berdirinya Band Coldplay

Sukabumi | Jum'at, 16 Juni 2023 | 09:06 WIB

Tak Menyangka Jadi Ramai, Postingan Soal Utang Budi Biaya RS, Kakak Kandung Virgoun Sebut Itu Salah Paham

Tak Menyangka Jadi Ramai, Postingan Soal Utang Budi Biaya RS, Kakak Kandung Virgoun Sebut Itu Salah Paham

Sukabumi | Kamis, 15 Juni 2023 | 13:09 WIB

Diungkap Pengacara Natasha Rizky, Ini yang Memicu Desta Layangkan Gugatan Cerai

Diungkap Pengacara Natasha Rizky, Ini yang Memicu Desta Layangkan Gugatan Cerai

Sukabumi | Kamis, 15 Juni 2023 | 12:20 WIB

Terkini

Cegah Kanker Serviks, Kemenkes Beri Vaksin HPV untuk Anak Laki-Laki Mulai Agustus

Cegah Kanker Serviks, Kemenkes Beri Vaksin HPV untuk Anak Laki-Laki Mulai Agustus

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:54 WIB

Eks Waka PPATK Desak Tim 9 Usut Asal-usul Emas 74 Kg Milik Febrie Adriansyah

Eks Waka PPATK Desak Tim 9 Usut Asal-usul Emas 74 Kg Milik Febrie Adriansyah

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:53 WIB

Padamkan Karhutla Riau, Manggala Agni Kesulitan Dapatkan Sumber Air

Padamkan Karhutla Riau, Manggala Agni Kesulitan Dapatkan Sumber Air

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:52 WIB

Teror di Selat Hormuz Berlanjut, Kapal Dagang Disambar Proyektil Misterius

Teror di Selat Hormuz Berlanjut, Kapal Dagang Disambar Proyektil Misterius

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Sejumlah Wilayah Palembang Akan Padam Listrik Hingga 6 Jam, Ini Lokasinya

Sejumlah Wilayah Palembang Akan Padam Listrik Hingga 6 Jam, Ini Lokasinya

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:47 WIB

Ulasan Novel Cinta di Dalam Gelas, Keberanian Maryamah Menantang Juara Catur

Ulasan Novel Cinta di Dalam Gelas, Keberanian Maryamah Menantang Juara Catur

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:47 WIB

6 Sunscreen Mengandung Ceramide untuk Perbaiki Skin Barrier Rusak, Harga Mulai Rp40 Ribuan

6 Sunscreen Mengandung Ceramide untuk Perbaiki Skin Barrier Rusak, Harga Mulai Rp40 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:45 WIB

Profil dan Peran Don Ritto dalam Kasus TPPU Jampidsus Febrie Adriansyah

Profil dan Peran Don Ritto dalam Kasus TPPU Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:41 WIB

Horor dan Bikin Merinding! BabyMonster Rangkul Jati Diri di MV Lagu Moon

Horor dan Bikin Merinding! BabyMonster Rangkul Jati Diri di MV Lagu Moon

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:40 WIB

Mengenal 'Heat Dome' dan Bahaya Arsitektur Kuno: Alasan Gelombang Panas di Eropa Sangat Mematikan

Mengenal 'Heat Dome' dan Bahaya Arsitektur Kuno: Alasan Gelombang Panas di Eropa Sangat Mematikan

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:39 WIB

×