Suara Sumatera - Belum lama ini sejumlah daerah dikejutkan dengan fakta munculnya billboard Anies Baswedan berwarna kuning. Warna yang kemudian dikaitkan dengan Partai Golkar.
Apakah benar, partai Golkar kini sudah mendukung Anies Baswedan dengan memodali Anies Baswedaan memasang billboard berwarna kuning.
Salah satu billboard tersebut ditemukan di Bali. Tampak billboard yang berwarna kuning itu menuliskan jika Anies Baswedan merupakan Presiden selanjutnya, Presiden 2024. Anies Baswedaan pun tampak mengacungkan jempol sebagai salah satu ciri khas gayanya.
Baliho bertuliskan 'Gagasan, Narasi, Karya, Presiden 2024' dan terpajang persis di depan Trans Studio Mall di jalan Imam Bonjol Denpasar Bali.
Billboard tersebut kemudian viral di media sosial. Hal ini pun dikomentari Ketua Bawaslu Kota Denpasar, Putu Arnata yang mempertanyakannya.
Dalam billboard tersebut, mantan menteri pendidikan itu memakai rompi kuning bertuliskan Go-Anies.
Putu sendiri telah mengetahui hal tersebut namun saat dimintai keterangan terkait apakah Billboard itu bagian dari APP (alat peraga pemilu) atau tidak, Arnata mengakui tidak berani berkomentar terkait apakah itu termasuk APK atau tidak.
"Di situkan dituliskan calon presiden, sekarang kendaraannya belum ada, bagaimana bisa mencalonkan presiden," kata Putu Arnata.
Penetapan peserta pemilu baru akan digelar pada Rabu 14 Desember 2022. Putu Artana mengatakan untuk urusan Billboard itu karena belum ada penetapan peserta pemilu, maka itu urusan Pemerintah Kota Denpasar.
Baca Juga: 5 Kebiasaan Unik yang Sering Dilakukan Para Pecinta Buku, Ada Kebiasaanmu?
![Anies Baswedan [Instagram]](https://media.suara.com/suara-partners/sumatera/thumbs/1200x675/2022/12/12/1-screenshot-497.png)
"Itu kan Billboard tu, pasti dia pasang itu adalah bayar. Nah itu tanya ke pemerintah daerah apakah kena pajak apa tidak," tutup Putu Artana, Ketua Bawaslu Kota Denpasar melansir Suara.com.