Elektabilitas NasDem Jeblok Pasca-deklarasi Anies Baswedan Capres, PSI Meroket

Suara Sumatera

Selasa, 17 Januari 2023 | 12:20 WIB
Elektabilitas NasDem Jeblok Pasca-deklarasi Anies Baswedan Capres, PSI Meroket
Deklarasi Anies Baswedan jadi Capres dari Partai NasDem (Suara.com)

Suara Sumatera - Partai NasDem mengalami penurunan elektabilitas menjadi 3,5 persen pada Januari 2023. Hal tersebut terungkap dari survei Survei NEW INDONESIA Research & Consulting baru-baru ini.

“NasDem masih jeblok elektabilitasnya, sedangkan PSI terus naik,” kata Direktur Eksekutif NEW INDONESIA Research & Consulting Andreas Nuryono dikutip dari Antara, Selasa (17/1/2023).

Menurut Andreas, pasca-pencapresan Anies Baswedan, elektabilitas NasDem masih berada di bawah ambang batas parlemen 4 persen. 

Dia menjelaskan pada Juni 2022, elektabilitas parpol tersebut berada di atas di ambang batas parlemen yakni sebesar 4,4 persen, dan kemudian turun di Oktober 2022 menjadi 3,8 persen.

Lebih lanjut, Andreas mengungkapkan bahwa keputusan NasDem untuk mengusung Anies sebagai capres telah menggerus basis pendukung, terutama dari kalangan nasionalis. 

Citra Anies yang lekat dengan politik identitas dinilai berseberangan dengan jargon NasDem, “restorasi Indonesia”.

“Harapan Nasdem untuk meraih coattail effect dari pencapresan Anies belum terbukti, lebih-lebih mengingat Koalisi Perubahan yang digadang-gadang bersama PKS dan Demokrat tidak kunjung terbentuk,” jelas Andreas.

Artinya, kata dia, basis pemilih Anies belum mengalir ke NasDem, masih tersebar di antara partai-partai yang lain.

“PKS yang sebelumnya identik sebagai pendukung Anies juga masih harus berhitung kemungkinan tergerusnya dukungan ke Nasdem,” ucap Andreas.

baca juga

Sedangkan, Demokrat juga berharap dapat semakin memperbesar elektabilitas jika berhasil mengusung AHY sebagai cawapres Anies. Dia mengatakan, ketiga partai pendukung Anies saling mengunci, demi menjaga basis dan memperkuat elektabilitas masing-masing.

Selain Nasdem dan PSI kata dia tren elektabilitas partai-partai politik lainnya masih stabil dalam paruh akhir 2022, hanya ada sedikit fluktuasi. Untuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI), tren elektabilitas terus mengalami kenaikan, dan kini sebesar 5,8 persen.

Peringkat pertama elektabilitas masih dipimpin PDIP yang unggul dengan 18,6 persen, disusul Gerindra sebesar 12,8 persen. Berikutnya, Golkar bertahan pada posisi tiga besar dengan elektabilitas 8,1 persen, diikuti oleh PKB 7,5 persen dan Demokrat 6,0 persen.

Di bawah PSI, dia mengatakan ada PKS dengan elektabilitas 4,8 persen yang masih aman di atas ambang batas parlemen.

"Jika tren berlanjut, tujuh partai diprediksi akan berhasil mengamankan posisi untuk bisa melenggang ke Senayan," kata Andreas.

Selain Nasdem, dua partai lain masih harus berjuang untuk bisa bertahan di Senayan, yaitu PAN dengan elektabilitas 2,5 persen dan PPP 2,0 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usut Dugaan Korupsi Bansos Era Anies, DPRD DKI Segera Panggil Pasar Jaya

Usut Dugaan Korupsi Bansos Era Anies, DPRD DKI Segera Panggil Pasar Jaya

News | Selasa, 17 Januari 2023 | 10:35 WIB

Eks Petinggi Ungkap 3 Pimpinan KPK Datangi BPK Minta Audit Kerugian Kasus Formula E, Skenario Jegal Anies?

Eks Petinggi Ungkap 3 Pimpinan KPK Datangi BPK Minta Audit Kerugian Kasus Formula E, Skenario Jegal Anies?

News | Selasa, 17 Januari 2023 | 09:36 WIB

Sudahi Ribut Ganjar vs Anies, Zulfan Lindan Usul Megawati-Jokowi Maju Pilpres 2024: Kan Mantap!

Sudahi Ribut Ganjar vs Anies, Zulfan Lindan Usul Megawati-Jokowi Maju Pilpres 2024: Kan Mantap!

News | Selasa, 17 Januari 2023 | 09:24 WIB

Terkini

Shaun the Sheep Kembali di Film Baru, Hadapi Monster Misterius di Halloween

Shaun the Sheep Kembali di Film Baru, Hadapi Monster Misterius di Halloween

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:56 WIB

Link dan Cara Voting Logo HUT ke-81 RI, Ini Kandidat Resmi yang Bersaing

Link dan Cara Voting Logo HUT ke-81 RI, Ini Kandidat Resmi yang Bersaing

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:56 WIB

Malam Puncak HUT Jakarta 499: Konser Mahalini di Bundaran HI hingga Tarif Transportasi Rp1!

Malam Puncak HUT Jakarta 499: Konser Mahalini di Bundaran HI hingga Tarif Transportasi Rp1!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:53 WIB

Transformasi Manajemen Masjid: Dosen UNY Latih Takmir di Klaten Bangun Ekosistem yang Solutif

Transformasi Manajemen Masjid: Dosen UNY Latih Takmir di Klaten Bangun Ekosistem yang Solutif

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:44 WIB

Jalanan Venezuela Dipenuhi Warga Hanya Pakai Piyama Pasca-Gempa Bumi, Kenapa?

Jalanan Venezuela Dipenuhi Warga Hanya Pakai Piyama Pasca-Gempa Bumi, Kenapa?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:43 WIB

Apakah Ada Parfum Scarlett di Indomaret? Ini 5 Varian yang Bisa Ditemukan

Apakah Ada Parfum Scarlett di Indomaret? Ini 5 Varian yang Bisa Ditemukan

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:43 WIB

Jokowi Siapkan Agenda Keliling Indonesia, Besok ke Lampung

Jokowi Siapkan Agenda Keliling Indonesia, Besok ke Lampung

Surakarta | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:43 WIB

Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026

Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:40 WIB

Kematian Peserta KDMP dan KNMP Bukti Pendekatan Militeristik Tak Cocok untuk Warga Sipil!

Kematian Peserta KDMP dan KNMP Bukti Pendekatan Militeristik Tak Cocok untuk Warga Sipil!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:37 WIB

Rieke Kritik Kasasi 'Paket Kilat' Nikita Mirzani, Kejagung Malah Puji: Bagus, Ada Kepastian Hukum

Rieke Kritik Kasasi 'Paket Kilat' Nikita Mirzani, Kejagung Malah Puji: Bagus, Ada Kepastian Hukum

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:34 WIB