Suara Sumatera - Sean Farrel, anak pengacara Sunan Kalijaga, menjadi korban pengeroyokan. Akibatnya Sean mengalami sejumlah luka.
Sunan Kalijaga mengatakan, putranya itu mengalami lebam di mata kanan dan luka di bagian kepala depan dan belakang.
Setelah mendapat perawatan di rumah sakit, Sunan Kalijaga mengatakan, anaknya kini sudah diperbolehkan pulang ke rumah.
Aksi pengeroyokan terhadap Sean Farrel terjadi saat jam istirahat sekolah. Awalnya Sean dilempari daun ketika sedang bermain bola.
"Awalnya pas jam istirahat, Sean ini main bola. Terus tiba-tiba ada yang lemparin daun ke dia," imbuh Sunan Kalijaga dikutip dari Suara.com.
Sean Farrel yang tidak tahu motif pelaku melakukan hal itu langsung membalas dengan dorongan fisik.
"Karena tidak tahu masalahnya apa, Sean langsung dorong pelakunya, untuk membela diri," ucap Sunan Kalijaga.
Sikap Sean Farrel membuat pelaku terpancing emosi. Provokasi teman-teman pelaku memicu aksi pengeroyokan. "Pelakunya ada enam orang," beber Sunan Kalijaga.
Kabar pengeroyokan Sean Farrel awalnya disebarluaskan oleh Sunan Kalijaga lewat Instagram. Ia menceritakan bagaimana sang anak seolah dijadikan obyek sasaran tinju oleh teman-temannya.
Baca Juga: Bukan Dari Utang Lagi, Ini Cara Relawan Anies Baswedan Cari Modal Kampanye Pilpres 2024
"Sean dikeroyok, dipukul bagian kepala, wajah, mata dan badannya. Sean tidak bisa melawan karena dipegangi oleh anak lainnya," jelas Sunan Kalijaga.