Suara Sumatera - Muhammadiyah telah menetapkan jadwal puasa Ramadhan 1444 Hijriah/2023 jatuh pada hari Kamis (23/3/2023). Dengan begitu, nanti malam, Rabu (22/3/2023) selepas shalat isya, sebagian umat Muslim, terutama warga Muhammadiyah akan melakukan shalat tarawih.
Shalat tarawih merupakan ibadah yang hanya bisa dilakukan saat bulan Ramadhan. Ibadah tarawih dianjurkan berjamaah di masjid atau pun di rumah masing-masing.
Umat muslim yang menjalankan salat tarawih akan diampuni segala dosa-dosa kecilnya. Kemudian, mendapat syafaat karena menjalankan kebiasaan Nabi Muhammad SAW.
Selain itu, juga dapat meningkatkan tali silaturahmi, pahala saat berjalan menuju masjid dan semakin dekat dengan Allah SWT.
Shalat tarawih diutamakan dilakukan di masjid. Sebab, shalat secara berjamaah pahalanya akan dilipatgandakan sebanyak 27 kali. Namun, di masa pandemi seperti sekarang ini bagi sebagian orang yang memiliki kekhawatiran terhadap virus corona alangkah baiknya melakukan salat tersebut di rumah masing-masing.
Berikut bacaan niat dan tata cara salat tarawih:
"Ushallu Sunnatat tarawihi ra'atayni mustaqbilal qiblati ada'an lillahi ta'ala".
Artinya: "Aku niat shalat sunnah tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala".
Ada 2 pendapat mengenai rakaat dalam melakukan salat tarawih, yaitu 8 rakaat dan 20 rakaat. Berikut runtutan dalam menjalankan salat tarawih:
Baca Juga: Benarkah Mimpi Basah Saat Ramadhan Batalkan Puasa? Ini Penjelasan Ulama
1. Membaca niat salat tarawih
2. Takbiratul ihram
3. Membaca ta'awudz dan surat Al-Fatikhah dan dilanjutkan dengan membaca surat yang ada di dalam Al-Quran
4. Rukuk
5. I’tidal
6. Sujud pertama
7. Duduk diantara dua sujud
8. Bangkit dari duduk
9. Salam pada rakaat kedua
10. Mengucap istighfar
Berikut tata cara dan niat salat witir:
Setelah menjalankan salat tarawih, lanjutkan dengan salat penutup yakni witir. Salat witir terdiri dari 3 rakaat dan 1 salam, berikut niatnya.
"Ushalli sunnatal witri tsalaasa roka'aatain mustaqbilal qiblati lillahi ta'ala."
Artinya: "Aku niat shalat witir tiga rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."