Suara Sumatera - Masturbasi merupakan cara mencapai kepuasan seksual tanpa berhubungan intim dengan pasangan. Masturbasi dilakukan dengan merangsang titik sensitif atau kemaluan untuk mendapatkan kenikmatan.
Pakar seksolog, dokter Boyke Dian Nugraha mengatakan, masturbasi tidak boleh dilakukan setiap hari. Jawaban itu diberikan dokter Boyke kepada Anya Geraldine yang bertanya apakah masturbasi boleh dilakukan setiap hari.
"Ya nggak bolehlah. Dengkulnya, wajahnya kuyu (lesu), kemudian juga jalannya (bisa terpengaruh). Ya karena kan itu protein semua keluar. Energi semua keluar," kata dokter Boyke kepada Anya Geraldine dalam cuplikan video yang diunggah akun TikTok rajapenidur88, dikutip dari Suara.com, Rabu (12/4/2023).
Anya Geraldine kemudian bertanya apa perbedaan masturbasi dengan berhubungan intim setiap hari. Meskipun sama-sama bisa mencapai orgasme dan mengeluarkan cairan dari tubuh, masturbasi dan berhubungan intim dengan pasangan rupanya memiliki dampak yang berbeda.
Menurut Dokter Boyke, saat masturbasi, seseorang akan menggunakan fantasinya untuk mencapai puncak kenikmatan.
"Beda. Kalau orang dengan hubungan suami istri kan ada pemuasnya. Kalau ini kan menggunakan tangan dan fantasinya yang dipakai," jelas dokter Boyke.
Ia kemudian mengatakan masturbasi dapat mengganggu konsentrasi. Bahkan, terlalu sering bermasturbasi juga bisa membuat kecanduan.
Kecanduan ini cukup berbahaya bahkan bisa berdampak pada kehidupan ranjang bersama pasangan. Pasalnya, orang yang sering bermasturbasi bahkan bisa sampai tak bisa berhubungan intim dengan pasangan.
"Nanti ketika dia mesti hubungan seks sama istrinya menjadi nggak bisa. Dia lebih suka membayangkan orang-orang, bintang film, sambil dia melakukan," ungkapnya.
Baca Juga: Fantasi Seks Aneh, Resep Jitu Ashanty dan Anang Hermansyah Tak Bosan Hubungan Intim Belasan Tahun
Dokter Boyke juga menjelaskan berhubungan suami istri tak masalah dilakukan setiap hari. Pasalnya, ada dua energi yang saling dikeluarkan ketika sedang bercinta.