Suara Sumatera - Puan Maharani mendapat tugas dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri usai Ganjar Pranowo diumumkan sebagai calon presiden pilihan partai.
Puan sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan siap memenangkan Ganjar Pranowo di pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
"Satu lagi amanah dan kepercayaan dari Ketua Umum yang saya terima. Sebagai petugas partai, saya selalu siap menerima penugasan Ibu Ketum Umum," kata Puan melansir Antara, Minggu (23/4/2023).
Diketahui, Puan sudah beberapa kali mengemban tugas penting di internal partai. Di struktur partai, Puan menjabat sebagai Ketua DPP Bidang Politik. Saat Pemilu 2014, Puan mendapat tugas menjadi Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PDIP.
Puan juga menjadi Ketua Pemenangan Pilgub Jateng pada 2013 dan 2018. Puan berada di garis terdepan memenangkan Ganjar sebagai Gubernur Jateng selama dua periode.
Bahkan, Ganjar menyebut Puan sebagai panglima tempurnya saat bertarung di Pilgub Jateng. Dirinya juga memuji Puan sebagai kader perempuan terbaik PDIP.
Diketahui, pendaftaran bakal capres dan cawapres dijadwalkan pada 19 Oktober hingga 25 November 2023.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu), pasangan capres dan cawapres diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.
Saat ini ada 575 kursi di parlemen, sehingga pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI.
Baca Juga: Hasil Liverpool vs Nottingham Forest: The Reds Menang 3-2, Diogo Jota Cetak Brace
Bisa juga pasangan calon diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.