sumatera

4 Bahaya Kecanduan Onani, Paling Parah Patah Mr P!

Suara Sumatera Suara.Com
Jum'at, 12 Mei 2023 | 20:37 WIB
4 Bahaya Kecanduan Onani, Paling Parah Patah Mr P!
Ilustrasi penis / Mr P lelaki. (Shutterstock)

Suara Sumatera - Masturbasi dan onani adalah aktivitas normal bagi pria maupun wanita. Rata-rata mereka yang melakukan masturbasi adalah yang belum menikah atau memiliki pasangan.

Onani dapat menurunkan risiko penularan penyakit kelamin atau infeksi menular seksual (IMS). Namun, bila kecanduan onani, dampaknya juga cukup buruk. Bahkan, bisa membahayakan alat vital.

Seksologi, dokter Haekal Anshari mengatakan, kecanduan onani bisa merusak kesehatan mental dan fisik. Terlebih jika merasa belum bahagia dan senang jika belum melakukan onani.

Sebelumnya, dokter Boyke menjelaskan normalnya masturbasi dilakukan maksimal 2 kali seminggu, lebih dari itu bisa meningkatkan risiko kecanduan onani.

Onani atau masturbasi adalah aktivitas yang dilakukan untuk mendapatkan kenikmatan seksual dengan cara menyentuh, mengelus, atau memijat alat kelamin sendiri.

Berikut ini 4 bahaya kecanduan onani yang harus diwaspadai menurut dr. Haekal Anshari di konten edukasi Instagram pribadinya, dikutip dari Suara.com, Kamis (11/4/2023).

1. Merasa Bersalah

Bersalah setelah melakukan onani salah satu efek psikis yang banyak dialami pelaku onani. Melansir Times of India, perasaan bersalah setelah onani terjadi karena adanya anggapan tabu, memuaskan diri sendiri dianggap sebagai perilaku kotor.

Perasaan ini juga terjadi karena belum adanya keterbukaan informasi dan edukasi seputar seksual.

Baca Juga: Onani Ancam Turunkan Vitalitas Pria di Ranjang, Jangan Keluarkan Sperma Tiap Hari!

"Dampak terhadap psikis adalah akan membuat orang tersebut menjadi merasa bersalah, tidak percaya diri. Kemudian tidak bisa melakukan aktivitas keseharian dengan baik, karena tidak bisa konsentrasi atau tidak semangat kalau belum onani," ungkap dr. Haekal.

2. Iritasi

Menurut dr. Haekal seseorang yang sudah terbiasa onani kerap berani memberikan rangsangan yang kuat. Bahkan jika terlalu kulit kulit Mr P atau vagina bisa lecet atau terluka.

"Kalau rangsangan yang diberikan saat onani sangat keras, bisa menyebabkan risiko terjadinya iritasi pada kulit penis," jelas dr. Haekal.

3. Patah Penis

Tidak hanya setelah terangsang usai menonton film erotis maupun rangsangan dari istri, saat onani penis juga tetap akan bisa ereksi. Tapi masalahnya jika terlalu kasar dan berlebihan bisa mengalami fraktur penis atau patah penis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI