Suara Sumatera - Capres Partai NasDem Anies Baswedan terus menjadi sorotan lantaran sampai saat ini belum menentukan siapa sosok menjadi pendampingnya di Pilpres 2024 mendatang.
Belakangan beredar kabar yang menyebut bahwa Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjadi Cawapres Anies. Narasi itu juga disebutkan sesuai kesepakatan Koalisi Perubahan.
Informasi tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama T8pol belum lama ini. Adapun narasi yang disampaikan sebagai berikut:
"DIRESMIKAN PAGI INI KETUM KOALISI PERUBAHAN SEPAKAT DUET ANIES-KHOFIFAH DI 2024.."
Dalam thumbnail video ikut ditampilkan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Anies Baswedan dan Khofifah Indar Parawansa.
Lantas benarkah klaim yang menyebut Koalisi Perubahan sepakat duet Anies-Khofifah?
PENJELASAN
Dari penelusuran, tidak ada informasi valid terkait kabar Koalisi Perubahan sepakat duet Anies-Khofifah di Pilpres 2024.
Faktanya, thumbnail video itu merupakan hasil editan dan isi video tersebut adalah potongan video dari peristiwa yang tidak berkaitan.
Dalam video tersebut sama sekali tidak ditemukan informasi bahwa ketum koalisi perubahan sepakat duet Aneis Khofifah di 2024.
Baca Juga: Sinopsis Film 'The Menu', Ketika Jamuan Mewah Jadi Tiket VIP Menuju Alam Baka
Foto thumbnail Khofifah dan Surya Paloh berjabat tangan diambil saat keduanya bertemu pada Juli 2018. Foto serupa ditemukan di artikel Tribunnews.com dengan judul “Pesan Surya Paloh ke Khofifah: Menangkan Jokowi di Pilpres 2019”, pada 9 Juli 2018.
Melansir dari Kompas.com Koalisi Perubahan belum mengumumkan kandidat atau bakal calon wakil presiden yang akan mendampingi Anies Baswedan.
Saat ini, Anies Baswedan masih belum mengumumkan nama Cawapres yang bakal mendampinginya di Pilpres 2024.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas klaim bahwa Ketua Umum Koalisi Perubahan sepakat duetkan Anies-Khofifah di 2024 adalah salah dan masuk kategori konyen yang dimanipulasi.