Suara Sumatera - Media sosial diramaikan dengan kabar Anies Baswedan telah resmi mendeklarasikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampinginya di Pilpres 2024.
Narasi tersebut disebarkan sebuah kanal Youtube bernama TEROPONG ISTANA dengan judul sebagai berikut:
“TEPAT HARI INI !! ANIES RESMI DEKLARASIKAN AHY JADI CAWAPRESNYA DI 2024 || BERITA TERBARU”.
Gambar thumbnail video juga menuliskan narasi Anies Baswedan dan semua ketua umum partai dalam koalisinya sudah menyepakati keputusan tersebut.
Lalu benarkah Anies Baswedan resmi deklarasikan AHY sebagai cawapresnya?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran setelah menonton keseluruhan video, tidak ada informasi mengenai deklarasi seperti pada klaim video tersebut.
Narasi dalam video justru identik dengan artikel yang diunggah oleh KBA News dengan judul “Sutoyo Abadi: Anies Menang Jika Tidak Dicurangi.”
Dalam artikel tersebut menjelaskan tanggapan Sutoyo Abadi, sebagai Koordinator Kajian Politik Merah Putih Sutoyo Abadi yang mengatakan Capres Anies Baswedan dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), jika tidak dicurangi oleh oligarki.
Hingga saat ini, belum ada deklarasi dari KPP mengenai nama cawapres yang akan mendampingi Anies. Ketua DPP Partai NasDem, sekaligus anggota tim delapan, Sugeng Suparwoto menyebut satu nama tersebut telah dikantongi Anies. Dia mewanti-wanti Anies akan mengumumkan cawapresnya sepulang haji dari Arab Saudi.
Baca Juga: Amy Qanita Ngaku Tak Pernah Bela Anak saat Berseteru Masalah Rumah Tangga
Anies dijadwalkan akan menunaikan ibadah haji pada 22 Juni 2023 mendatang. Sebelum berangkat haji, Anies mengumpulkan dan memimpin langsung rapat dengan Tim Delapan di Sekretariat KPP, kawasan Kebayoran Baru pada Selasa, 20 Juni 2023.
KESIMPULAN
Dari keterangan di atas, hingga saat ini tidak ada informasi deklarasi AHY sebagai cawapres Anies Baswedan. Cawapres baru akan diumumkan setelah Anies selesai menunaikan ibadah haji dari Arab Saudi.
Dengan demikian, video bernarasi Anies deklarasikan AHY sebagai cawapres merupakan kabar hoaks dan masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.