Suara Sumatera - Beredar kabar yang menyatakan Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto akhirnya berpasangan menjadi capres dan cawapres di Pilpres 2024.
Klaim tersebut dilatarbelakangi oleh banyaknya baliho-baliho foto Jokowi bersama Prabowo, yang beredar diberbagai wilayah Indonesia.
Informasi tersebut dibagikan sebuah kanal YouTube bernama SUMBER POLITIK dengan narasi sebagai berikut:
“MENGGEMPARKAN.!!
JOKOWI PRABOWO SIAP NYAPRES”
Lantas benarkah klaim yang menyebut akhirnya Jokowi-Prabowo maju Pilpres 2024?
PENJELASAN
Dari penelusuran, jelas tertulis dalam UUD 1945 pasal 7, bahwa presiden dan wakil presiden memegang jabatan selama lima tahun dan dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama hanya untuk satu kali masa jabatan.
Artinya, masa jabatan presiden ditetapkan maksimal dua periode. Jokowi sendiri telah menjadi presiden selama dua periode, maka ia tidak bisa lagi mencalonkan diri menjadi presiden dalam pilpres 2024.
Terkait beredarnya baliho, Jokowi memberikan komentar terkait hal tersebut. Ia menjelaskan bahwa tidak hanya memasang foto dengan Prabowo saja melainkan dengan tokoh-tokoh dari partai lain.
”Ya, gimana, ya? Foto saya, kan, tidak dipasang oleh Pak Prabowo saja, oleh Gerindra saja. Oleh PDI (Perjuangan) juga ada. Oleh PSI juga ada. Oleh Nasdem, di NTT saya lihat Pak Victor Laiskodat dengan saya juga ada,” ujar Presiden sesuai meresmikan Jalan Tol Cipali-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Sumedang, Jawa Barat, Selasa (11/7/2023).
Baca Juga: Hadiah Senilai Rp 162 Miliar Jadi Masalah, KPK Ungkap Menpora Dito Segera Revisi LHKPN Rp 282 Miliar
KESIMPULAN
Berdasarkan penelusuran, unggahan yang mengklaim Jokowi dan Prabowo kembali ikut menjadi capres dan cawapres 2024 adalah hoaks.
Dengan demikian, video dengan klaim yang dimaksud masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.