Suara Sumatera - Kontroversi pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang masih menjadi perbincangan publik hingga saat ini.
Beragam pemberitaan mengenai Panji Gumilang pun semakin banyak. Mulai dari pemberitaan yang benar hingga pemberitaan yang keliru.
Salah satu terkait video di TikTok yang menarasikan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menegaskan untuk menghukum mati Panji Gumilang karena dianggap mengancam keutuhan NKRI.
“polemik panji Gumilang panglima TNI tegaskan di hukum mati terbukti mengancam keutuhan NKRI,” demikian narasi yang disampaikan pengunggah.
Lantas benarkah kabar yang menyebut Panglima TNI minta Panji Gumilang dihukum mati?
PENJELASAN
Dari penelusuran yang dilakukan, tidak ada informasi valid yang menyatakan bahwa Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menegaskan akan menghukum mati Panji Gumilang.
Dilansir dari artikel CNN Indonesia, terdapat penjelasan langsung dari pihak Mabes TNI bahwa Panglima TNI Laksamana Yudo Margono tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai Pondok Pesantren Al Zaytun dan pimpinannya, Panji Gumilang.
Selain unggahan di Tiktok tersebut, sebelumnya turnbackhoax.id juga pernah mengunggah sebuah artikel yang membahas peristiwa serupa mengenai unggahan Youtube yang mengklaim bahwa TNI meminta Panji Gumilang dihukum mati.
KESIMPULAN
Dari keterangan di atas, Kepala Pusat Penerangan TNI Laksda TNI Julius Widjojono membantah Yudo Margono pernah bicara agar Panji Gumilang dihukum mati seperti yang beredar di media sosial.
Baca Juga: Bicara Kans Duet Prabowo-Ganjar di Pilpres, Gerindra: Pikiran Itu Ada Tapi...
Dengan demikian, narasi yang dibagikan akun TikTok tersebut merupakan hoaks dan masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.