Suara Sumatera - Mantan Visual Director sekaligus fotografer Miss Universe Indonesia (MUID) 2023, Rio Motret, membantah terlibat dalam proses pemotretan bugil finalis Miss Universe.
Rio Motret mengatakan, saat itu, dia memang berada di hotel yang sama dengan para kontestan. Namun, saat jadwal fitting gaun berlangsung, dia sedang berada di kamar. Begitu pula dengan eks CEO MUID, Eldwen Wang.
"Saya dan Elwend saat kejadian itu tidak ada di lokasi. Kami sedang ada di hotel yang sama, tapi saya ada di kamar, dan Elwand tidak ada di bilik pemotretan tersebut," ucap Rio Motret, dikutip dari Suara.com, Kamis (10/8/2023).
Pria 37 tahun itu bahkan merasa paling marah atas tindakan ilegal tersebut. Sebab agenda body checking hingga dipotret telanjang tidak pernah tercantum dalam rundown.
"Ada komplain ke province director, lalu saya dan Eldwen turun dan langsung menghampiri tim MUID yang melakukan itu. Kita menegurnya dan waktu itu langsung maunya dihapus. Kita mau hapus, tujuannya,” tuturnya.
“Ada misleading berita, dikira saya yang foto bugil, padahal saya sangat menghormati perempuan. Dan yang paling marah saat itu adalah kita berdua, aku dan Eldwen itu sangat marah karena sebetulnya tidak ada agenda seperti ini,” sambungnya lagi.
Sayangnya, klarifikasi Rio Motret tidak membuat netizen percaya. Publik yakin dia terlibat. Sebab, posisinya di sana cukup tinggi.
"Masuk akal nggak, visual director yang berhubungan langsung dengan sesi foto-foto dan CEO sebagai pimpinan nggak tau apa yang dilakukan anak buahnya di tempat begitu terbukanya ballroom hotel dan dilakukan secara seragam ke seluruh kontestan, cuma orang dungu yang percaya mah," komentar akun @nick***.
"Mukanya nampak berbohong ini biang kerok dari kasus ini," ujar akun @user***.
Baca Juga: Profil Chandrika Chika, Seleb TikTok yang Menghayati Peran Biduan Disawer Viral
"Dasar mau cuci tangannn, intinya kalian semua akan diproses hukum," kata akun @andi***.
Sebagai informasi, berita soal finalis Miss Universe Indonesia 2023 difoto bugil itu ramai diperbincangkan usai Sally Giovanny, selaku National Director Miss Universe Indonesia 2023 mengunggah pernyataan tidak terima atas tindakan itu ke Story Instagram-nya.
Karena itu Sally bersama perwakilan finalis dan kuasa hukumnya sudah melaporkan PT. Capella Swastika Karya selaku pemilik lisensi ke Polda Metro Jaya pada Senin (7/8/2023).
Hal ini terkait dugaan pelecehan seksual dengan pasal Pasal 4, 5 dan Pasal 6 Undang-Undang TPKS. Mereka juga menyertakan Pasal 14 dan Pasal 15 Undang-Undang TPKS.