Suara Sumatera - Kasus penganiayaan berujung tewasnya pemuda asal Bireuen, Aceh di Jakarta bernama Imam Masykur yang diduga dilakukan anggota Paspampres menuai sorotan tajam publik.
Bagaimana tidak, korban diculik oknum Paspampres Praka RM sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa di Sungai Cibogo, Karawang, Jawa Barat pada Jumat (18/8/2023).
Kasus pembunuhan sadis tersebut ternyata mengundang pengacara kondang Hotman Paris bersuara. Melalui akun Instagramnya, beberapa kali ia mengunggah perihal perkara ini.
Salah satunya, postingan Hotman Paris yang menampilkan potret sosok yang diduga korban lain dari Paspampres Praka RM.
"Ada korban lain oknum TNI? Ayok hubungin hotman 911!! Apa selama ini oknum Tni itu tanpa pengawasan?!" tulis Hotman Paris di caption, Selasa (29/8/2023).
Dalam foto tersebut, terlihat seseorang memamerkan pria yang diduga korban lain. Nampak punggung korban terluka memar.
"Imam Masykur bukanlah yang pertama menjadi korban penyiksaan oknum barbar," demikian tulisan dalam foto tersebut.
Tak sedikit warganet yang mendukung Hotman Paris untuk mengungkap kasus penganiayaan Imam Masykur tersebut.
Diketahui, penganiayaan yang dilakukan anggota Paspampres terhadap warga asal Bireuen, Aceh di Jakarta, Imam Masykur menuai atensi publik.
Baca Juga: Maudy Ayunda dan Kim Bum Dikabarkan akan Bermain Film Bersama
Imam Masykur sebelum tewas akibat dianiaya, diduga diculik dan mendapat pengancaman oleh anggota Paspampres Praka RM.
Peristiwa dugaan penculikan ini terjadi pada Sabtu 12 Agustus 2023. Jasad korban kemudian ditemukan di Sungai Cibogo, Karawang, Jawa Barat.
Salah satu kerabat Imam, Said Sulaiman (32) menyebut kondisi jenazah korban saat diterima pihak keluarga sudah dalam keadaan bengkak.
"Mukanya sudah bengkak, sangat sadis," ujar Said kepada wartawan, Minggu (27/8/2023).
Dia mengungkapkan jika Imam yang tinggal di daerah Ciputat, Tangerang Selatan itu sehari-harinya berdagang kosmetik.
Menurut sepengetahuannya pemuda berusia 25 tahun itu tidak pernah cerita ada masalah baik utang ataupun lainnya.