Suara Sumatera - Beragam informasi tentang Final Piala AFF U-23 2023 masih menghiasi laman media sosial. Tak sedikit informasi hoaks alias berita bohong yang disebarkan oknum-oknum tak bertanggung jawab.
Salah satunya adalah kabar pengakuan ketua asosiasi bola Vietnam soal settingan menang lawan Timnas Indonesia di final Piala AFF U-23 2023.
Informasi itu menyebutkan bahwa Federasi Bola Internasional atau FIFA bakal membekukan aktivitas sepak bola di Vietnam selama 15 tahun. Cemas dengan kondisi itu, ketua asosiasi sepak bola Vietnam melakukan klarifikasi.
Dia mengakui bahwa benar telah terjadi ada main antara Vietnam dengan Federasi Bola ASEAN (AFF) sehingga Timnas Vietnam bisa menang di AFF U-23 2023.
Kabar tersebut disebarkan kanal YouTube Timnas Harapan TV. "TERANCAM DI BEKUKAN FIFA, Ketua Sepak Bola Vietnam Buka Suara, Ternyata Ada Main dengan AFF" begitu narasi judul yang beredar.
Foto thumbnail-nya adalah tokoh bola Vietnam, insert kemenangan Timnas Vietnam yang disilang, Timnas Indonesia, serta paling kanan adalah Presiden FIFA, Gianni Infantino. Insert artikel berjudul "I'M SORRY INDONESIA, I'M SORRY PSSI, I'M SORRY EVERYTHING".
"TAKUT DI BEKUKAN FIFA 15 TAHUN KETUA ASOSIASI SEPAKBOLA VIETNAM KLARIFIKASI TERNYATA BENAR VIETNAM DAN AFF ADA MAIN" begitu bunyi thumnail-nya.
Benarkah kabar tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta Metro.suara.com, informasi tersebut tidaklah benar. Sebab, FIFA tidak membuat pernyataan sama sekali tentang rencana pembekuan asosiasi sepak bola Vietnam.
Judul tersebut begitu bombastis demi meraih simpati sehingga tersimak drama.
Kesimpulan
Video berjudul "TERANCAM DI BEKUKAN FIFA, Ketua Sepak Bola Vietnam Buka Suara, Ternyata Ada Main dengan AFF" termasuk konten menyesatkan atau misleading content.