Suara Sumatera - Perhelatan Pemilihan Presiden atau Pilpres memang akan berlangsung beberapa bulan lagi. Pasangan presiden dan wakil presiden yang sudah ada, baru pada pasangan AMIN, yakni Anies Baswedan dan Cak Imin aliasn Muhaimin Iskandar.
Nama Cak Imin sebenarnya bukan dekat dengan kelompok Anies Baswedan. Cak Imin sebelumnya merapat ke capres Prabowo Subianto. Namun belakangan muncul kabar jika Cak Imin memang tidak dipilih.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi lebih memilih sosok Erick Thohir.
Nama Menteri BUMN ditawarkan Jokowi kepada Capres Prabowo Subianto.
Sayaangnya kabar ini tidak dibenarkan Erick. Dia mengaku tidak tahu menahu soal kabar tersebut.
"Saya tidak tahu. Saya tidak tahu dan saya tidak pernah disampaikan hal-hal tersebut," kata Erick di Istana Kepresidenan, Jakarta, melansir dari Antara, Rabu (20/9/2023).
"Yang saya tahu, kemarin Pak Prabowo sama Pak Jokowi ke Pindad. Saya cuma diinformasikan," terangnya.
Erick pun mengibaratkan dengan lagu yang dinyanyikan Afgan.
"Ya, saya sudah sampaikan, percayalah kayak lagunya Afgan, kalau jodoh pasti bertemu. Itu aja kan," sambung Erick.
Baca Juga: Masuk Tahap Topping Off, BRANZ Mega Kuningan Ditargetkan Rampung 2024
Jokowi sempat tertawa ketika mendengar isu jika dirinya meminta PKB mendukung pasangan capres-cawapres Prabowo dan Erick Thohir di Pilpres 2024.
"Urusan capres, urusan cawapres itu urusan partai, urusan partai atau koalisi partai, bukan urusan presiden. Sudah," kata Jokowi tertawa di Pasar Jatinegara, Jakarta, Selasa (19/9/2023).
Isu itu awalnya berhembus saat Ketua DPW PKB Jawa Tengah Yusuf Chudlori alias Gus Yusuf menjelasakan menjelaskan penyebab PKB ke luar dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) nan diubah menjadi Koalisi Indonesia Maju.
Penyebabnya ialah ketika Jokowi meminta kepada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mendukung Prabowo dan Erick Thohir.
"Tiba-tiba di Istana itu Pak Jokowi menawarkan, 'Ini Pak Prabowo sama Pak Erick sudah ketemu, kayaknya sudah cocok, mau berangkat. Prabowo-Erick, maka saya minta PKB untuk mendukung'," jelas Yusuf.