Suara Sumatera - Sebuah video yang bernarasi warga membubarkan kegiatan ibadah jemaat gereja viral di media sosial (medsos).
Peristiwa disebut terjadi di sebuah komplek pergudangan di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).
Dilihat dari unggahan akun TikTok @labancoy38, terlihat suasana tegang di lokasi. Sejumlah warga yang menolak berdatangan.
"Pak sekarang saya mohon orang yang di dalam keluarkan, supaya tidak terjadi apa-apa. Saya mohon sama bapak keluarkan orang yang di dalam," kata salah warga, dilihat Senin (16/10/2023).
"Nanti orang lebih banyak lagi yang datang, kita gak tahu apa yang terjadi kalau sudah banyak orang," sambungnya kepada Kapolsek Tanjung Morawa AKP Firdaus Kemit.
Terlihat pula pihak kepolisian mencoba melakukan mediasi antara warga yang melakukan protes dan jemaat yang hendak melakukan ibadah.
Kapolsek Tanjung Morawa AKP Firdaus Kemit melansir SuaraSumut.id, membantah terjadinya aksi pembubaran ibadah jemaat itu.
"Bukan pembubaran, tapi protes aja. Ini terjadi karena salah paham," katanya.
Firdaus menjelaskan kehadiran pihak kepolisian di lokasi untuk mencegah agar protes warga tidak terjadi kericuhan.
Baca Juga: Perbandingan Keunggulan Hingga Harga Tiket Kereta Cepat vs Argo Parahyangan
"Sudah disiapkan tempat oleh Pemkab Deli Serdang, salah paham aja dan ini sudah ditangani oleh Kesbangpol, FKUB juga," katanya.