sumedang

Kenali Konsep BMC untuk Membangun Bisnis

Suara Sumedang Suara.Com
Selasa, 06 September 2022 | 21:13 WIB
Kenali Konsep BMC untuk Membangun Bisnis
Ilustrasi bisnis (Freepik)

SuaraSumedang.id - Perkembangan bisnis di Dunia dari waktu ke waktu semakin menuju digitalisasi.

Pelbagai tantangan dan rintangan terus menimpa para pengusaha yang baru memulai bisnisnya dan mereka yang sudah berpengalaman.

Strategi dan konsep yang mereka miliki harus menjadi landasan yang kokoh bagi bisnis yang ingin mereka jalankan agar dapat bertahan dalam suasana masyarakat di era 5.0.

Sejak memasuki era ini, kita harus terus meningkatkan kinerja sumber daya manusia yang terampil untuk menggunakan berbagai teknologi canggih di era 5.0 masyarakat.

Kecerdasan buatan merupakan satu di antara produk yang muncul di era Society 5.0, di mana pengoperasiannya memerlukan keahlian khusus dari departemen SDM.

Perusahaan secara perlahan akan mengembangkan bisnisnya dengan AI. N

amun, beberapa orang yang hanya ingin membangun bisnisnya di era masyarakat 5.0 terdapat alat penting untuk mempersiapkan konseptualisasi, strategi dan kontrol jika perusahaan yang dibangun ingin meletakkan dasar AI.
Alat tersebut disebut Business Model Canvas (BMC).

Alat kanvas tunggal yang berfungsi sebagai alat pemetaan pikiran saat memetakan ide bisnis.

Alat ini dapat membantu seorang wirausahawan untuk merangkum ide bisnisnya dalam satu lembar dan dapat dieksplorasi lebih lanjut menjadi 9 komponen yang perlu disiapkan untuk membangun bisnis.

Baca Juga: Kerap Diatur dan Disuruh Atasan Seenaknya? Lakukan 3 Cara Ini supaya Teratasi

Bagi yang belum tahu, seperti dilansir dari Suara.com Selasa (06/09/2022), berikut 3 manfaat BMC yang bisa Anda rasakan saat membangun bisnis.

1. Bantu Kembangkan Ide Bisnis Mentah

Saat ide bisnis baru muncul, ide tersebut masih segar dan perlu diolah terlebih dahulu.

Karena ide segar adalah gambaran kasar tentang bisnis seperti apa yang ingin Anda bangun.

Ada 9 building block di BMC untuk membantu Anda yang sudah memiliki ide bisnis baru mengolahnya kembali menjadi 9 building block ini.

Kesembilan komponen tersebut meliputi Segmen Pelanggan, Hubungan Pelanggan, Saluran, Aliran Pendapatan, Proposisi Nilai, Sumber Daya Utama, Aktivitas Utama, Kemitraan Utama, dan Struktur Biaya.

Sembilan komponen BMC ini memberikan ruang untuk setiap aspek dalam membangun bisnis.

Dari jenis konsumen yang ditargetkan produk bisnis Anda hingga struktur manajemen biaya yang diperlukan untuk berbagai sumber daya, aktivitas, kemitraan, dan penerapan.

2. Bisa Jadi Solusi Alternatif Jika Kondisi Bisnis Memburuk.

Dalam dunia bisnis tidak ada profit yang terus menerus. Selalu ada saatnya Anda akan menemukan pesaing yang dapat menaklukkan pasar Anda.

Saat pasar untuk bisnis Anda terancam, Anda harus bertindak cepat untuk mengubah rencana dan strategi bisnis baru.

BMC adalah alat multifungsi, siap kapan pun kita membutuhkannya dalam kondisi terburuk.

Anda dapat mengubah konsep yang sebelumnya Anda tuangkan ke dalam 9 komponen BMC saat membangun bisnis.

BMC siap beradaptasi dengan perubahan konsep inti perusahaan Anda sesuai dengan situasi dan kondisi saat ini. Contoh: Produk Anda adalah Kopi Kerinci.

Jika pesaing Anda memiliki Kopi Kerinci yang lebih baik dan ditargetkan oleh banyak konsumen, Anda perlu meningkatkan produk Anda di segmen pelanggan.

Di segmen pelanggan, Anda perlu menganalisis mengapa pelanggan cenderung membeli produk kopi Kerinci dari pesaing.

Jadi yang perlu Anda lakukan adalah melakukan riset untuk menemukan kekurangan untuk bersaing dengan kompetitor Anda.

3. Mudah dipahami Banyak Orang.

Jika Anda ingin mempresentasikan ide bisnis Anda, Anda perlu mencari cara untuk menjalin komunikasi yang baik dengan tim Anda.

Karena tim Anda siap membantu Anda, Anda perlu mengetahui konsep dan strategi Anda.

Tujuannya adalah untuk memberikan kesempatan kepada anggota tim untuk menemukan ide-ide baru yang cocok untuk pengembangan ide bisnis besar mereka, yang menjadi acuan utama.

BMC merupakan mind map yang dibuat dengan struktur yang sederhana sehingga dapat dengan mudah dipahami oleh kebanyakan orang.

Pemetaan di BMC cukup membuat spesifikasi semua aspek pembangun bisnis mudah dipahami.

Jadi Anda tinggal mempersiapkan keterampilan berbicara Anda untuk menyampaikan ide bisnis Anda kepada tim, inilah 3 keuntungan yang secara langsung akan membantu Anda mengembangkan bisnis Anda di masyarakat era 5.0.

Penggunaan BMC secara praktis sangat sesuai dengan tantangan bisnis di era ini, salah satunya teknologi AI yang membutuhkan perawatan dan kontrol penuh.

Saya ingin menyarankan bahwa teknologi AI berfokus pada segmen pelanggan dan hubungan pelanggan di mana AI dapat memaksimalkan layanan pelanggan Anda. Semoga bermanfaat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI