SuaraSumedang.id - Deolipa Yumara dan Tata Liem angkat bicara perihal laporannya terhadap Feni Rose.
Hal ini disampaikan ketika Deolipa dan Tata Liem saat hadir di Polres Metro Jakarta Selatan, untuk memenuhi panggilan BAP atas pelaporannya kepada Feni Rose.
Deolipa berharap, Feni Rose akan hadir memenuhi panggilan Kepolisian nantinya.
"Jadi kalau ketemu di sini Feny Rose maunya apa? apakah dia mau tetap marah-marah, atau kalau dia minta maaf kita maafkan," ujarnya dikutip dari Kanal YouTube STARPRO Indonesia Jumat (16/9/22).
Selama Feni Rose tidak mengulangi perbuatannya, dirinya dan Tata akan memakai restoratif justice dan urusan selesai dengan berdamai.
"Jangan sampai dia mengancam lagi masa depannya Tata Liem mari sama-sama bekerja di dunia entertain," sambungnya.
Deolipa juga menjelaskan pengancaman yang dialami oleh Tata Liem.
"Dia dihinakan dicampakan, dinistakan sampai Tata Liem terombang ambing seperti perahu yang tidak ada tujuan," ungkapnya.
Bahkan menurutnya, Feni Rose juga menyebut jika dirinya orang yang mengaku-ngaku pengacara.
Baca Juga: Setiap Hari Terima Aduan Korban Investasi, SWI-Google-Kominfo Buru Pinjol Ilegal
"Verbal dalam bentuk WA tapi agak kejam saya dianggap orang yang mengaku-ngaku pengacara artinya dia tidak kenal saya sebagai pengacara padahal saya sudah 22 tahun sebagai pengacara," ujarnya.
Sementara Tata Liem juga mengatakan bahwa dirinya diancam akan di blacklis dari salah satu stasiun TV.
"Dia mengancam saya memblacklis seluruh aktrisnya termasuk saya di salah satu stasiun TV itu tidak fair," sambungnya.
Tata Liem lantas mengingatkan jangaan sombong menjadi manusia terlebih menjadi publik figur harus punya etika dalam berbicara.