Museum ini pun memiliki kerangka dinosaurus, mammoth, serta hewan-hewan purbakala lainnya. Dalam bangunan terdapat 3 ruangan di antara ruang orientasi, ruang sayap barat, dan ruang sayap timur.
Di ruang orientasi ini berisi peta geografi Indonesia, dan relief-relief yang memperlihatkan kegiatan geologi dalam bentuk animasi.
Ruang sayap barat menyajikan informasi tentang hipotesis terjadi bumi, keadaan geologi di pulau-pulau besar Indonesia, serta informasi dari gunung api yang masih aktif di Tanah Air.
Sementara ruang sayap timur menyajikan informasi sejarah perkembangan makhluk hidup dari masa primitif hingga modern.
Di ruangan ini, terdapat kumpulan fosil terngkorak manusia purba di Indonesia, serta artefak yang menggambarkan perkembangan budaya.
Alamat: Jl. Diponegoro No.57, Cihaur Geulis, Kec. Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Jawa Barat.
3. Museum Gedung Sate
Museum Gedung Sate ini didirikan pada 8 Desember 2017, yang menyimpan berbagai informasi mengenai sejarah pembangunan Gedung Sate dari masa ke masa.
Museum ini didesain berbeda dengan tema Smart Museum. Hal ini mampu memberikan pengalaman baru bagi para pengunjung.
Sebab, saat memasuki area museum pemandangan pertama yang akan dilihat adalah instalasi modern perkembangan Kota Bandung.
Selain itu, ada suara audio visual mengenati suatu peristiwa yang disuguhkan untuk pengunjung. Fasilitas lain di antaranya, 4D Proyeksi, Augmented Reality, Virtual Reality, serta Tater.
Alamat: Jl. Diponegoro No.22, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat.
4. Museum Zoologi
Museum ini berada tepat di tengah-tengah Kota Bogor. Bangunannya berdiri di samping pintu masuk tempat wisata Kebun Raya Bogor.
Sehingga lokasinya yang strategis membuat Museum Zoologi ramai dikunjungi wisatawan khususnya pada saat hari libur.
Di museum ini menyimpan berbagai informasi mengenai fauna. Pengunjung bisa melihat hewan-hewan yang diawetkan mulai dari jenis mamalia, ikan, aves (burung) reptil, serangga, dan invertebrata.
Di sini terdapat puluhan ribu koleksi, satu di antara yang menarik perhatian yakni fosil paus biru yang berukuran lebih dari 20 meter.
Alamat: Jl. Ir. H. Juanda No.9, RT.04/RW.02, Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat
5. Museum Konferensi Asia-Afrika
Museum ini merupakan saksi bisu dari peristiwa Konferesi Asia-Afrika atau KAA yang digelar pada tahun 1955 lalu.
Di dalamnya terdapat diorama, benda-benda bersejarah, serta foto-foto dokumenter peristiwa Pertemuan Tugu, Konferensi Kolombo, Knferensi Bogor, dan tentunya Konferensi Asia-Afrika.
Selain itu, museum ini pun sering dijadikan tempat penyelenggaraan berbagai kegiatan, seperti diskusi buku, film, festival seni budaya, pameran, dan lain-lain.
Karena lokasinya yang strategis, Museum KAA kerap dijadikan tempat foto pengunjung. Bangunan yang masih antik menjadi daya tarik tersendiri dari museum ini.
Alamat: Jl. Asia Afrika No.65, Braga, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat.