Cerita Arif Rahman Hancurkan Laptop Berisi Salinan Rekaman CCTV Kasus Ferdy Sambo atas Perintah Hendra Kurniawan

Suara Sumedang

Rabu, 19 Oktober 2022 | 17:26 WIB
Cerita Arif Rahman Hancurkan Laptop Berisi Salinan Rekaman CCTV Kasus Ferdy Sambo atas Perintah Hendra Kurniawan
Brigjen Hendra Kurniawan dinonaktifkan sebagai Karo Paminal. (Twitter)

SuaraSumedang.id - Terdakwa kasus obstruction of justice pembunuhan brigadir J, Arif Rahman Arifin mematahkan laptop milik Baiquni Wibowo. Dalam laptop tersebut memuat salinan rekaman CCTV di sekitaran Kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan. 

Padahal, dalam salinan rekaman CCTV di laptop yang dirusak Arif Rahman tersebut memuat informasi penting yang menunjukkan Brigadir J alias Nopriansyah Yosua Hutabarat masih hidup saat Ferdy Sambo datang. 

Pada 14 Juli 2022, malam, Hendra Kurniawan menghubungi Arif Rahman dan memintanya untuk memastikan seluruh perangkat elektronik yang menyimpan file rekaman CCTV dihancurkan. Hal itu sebagaimana perintah Ferdy Sambo kepada Hendra Kurniawan. 

"Rif, perintah Kadiv (Ferdy Sambo) sudah dilaksanakan belum?" tanya Hendra kepada Arif dalam dakwaan JPU di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (19/10/2022), melansir dari Suara.com.

"Sudah dilaksanakan ndan," jawab Arif.

Keesokan harinya, Arif pun mematahkan laptop milik Baiquni menjadi beberapa bagian. Setelahnya, laptop yang sudah rusak tersebut dimasukan ke dalam tas berwarna hijau dan disimpan di rumahnya. 

Namun, setelah lebih dari dua pekan setelahnya, Arif akhirnya menyerahkan barang bukti tersebut ke penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (DIttipidum) Bareskrim Polri. Arif menyerahkan barang bukti itu secara sukarela sehari sebelum Ferdy Sambo ditetapkan tersangka pembunuhan Brigadir J.

"Pada hari Senin tanggal 08 Agustus 2022 sekira pukul 17.00 WIB terdakwa Arif Rahman Arifin menyerahkan laptop yang sudah dipatahkan menjadi beberapa bagian tersebut, di mana tidak bekerja sebagaimana mestinya atau tidak dapat berfungsi lagi kepada penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum dengan sukarela," kata JPU di persidangan. 

Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J, pada 9 Agustus 2022. Penetapan tersangka mantan Kadiv Propam Polri tersebut dumumkan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Terkini, status Ferdy Sambo sudah naik menjadi terdakwa. (Sumber: Suara.com)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ferdy Sambo Emosi ke Bawahan soal CCTV: Masa Kamu Tidak Percaya Sama Saya

Ferdy Sambo Emosi ke Bawahan soal CCTV: Masa Kamu Tidak Percaya Sama Saya

Jakarta | Rabu, 19 Oktober 2022 | 17:20 WIB

Dimarahi Ferdy Sambo, Baiquni Cs Syok hingga Gemetar Ketakutan Lihat Isi CCTV Duren Tiga: Yosua Masih Hidup

Dimarahi Ferdy Sambo, Baiquni Cs Syok hingga Gemetar Ketakutan Lihat Isi CCTV Duren Tiga: Yosua Masih Hidup

News | Rabu, 19 Oktober 2022 | 17:04 WIB

Dipatahkan Beberapa Bagian, Arif Rahman Geng Sambo Serahkan Laptop Rusak ke Penyidik: Sudah Dilaksanakan, Ndan!

Dipatahkan Beberapa Bagian, Arif Rahman Geng Sambo Serahkan Laptop Rusak ke Penyidik: Sudah Dilaksanakan, Ndan!

News | Rabu, 19 Oktober 2022 | 16:43 WIB

Didakwa UU ITE Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir J, Hendra Kurniawan Tidak Ajukan Eksepsi

Didakwa UU ITE Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir J, Hendra Kurniawan Tidak Ajukan Eksepsi

Bogor | Rabu, 19 Oktober 2022 | 16:43 WIB

Ferdy Sambo Ucapkan Sesuatu Buat Keluarga Brigadir J

Ferdy Sambo Ucapkan Sesuatu Buat Keluarga Brigadir J

Cianjur | Rabu, 19 Oktober 2022 | 16:41 WIB

Terkini

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×