Cameraman Diperiksa Pihak Berwajib, Ternyata Kasus Prank KDRT Baim Wong dan Paula Verhoeven Naik Sidik

Suara Sumedang

Jum'at, 23 Desember 2022 | 16:04 WIB
Cameraman Diperiksa Pihak Berwajib, Ternyata Kasus Prank KDRT Baim Wong dan Paula Verhoeven Naik Sidik
Baim Wong dan Paula Verhoeven di Polsek (YouTube)

SuaraSumedang.id – Kasus Prank KDRT yang dibuat oleh Baim Wong dan Paula Verhoven telah naik sidik.

Pihak kepolisian Polres Metro Jakarta Selatan kini kembali memintai keterangan satu cameraman Baim Wong dalam pembuatan konten KDRT waktu lalu.

Baim wong pun akan menerima giliran untuk dimintai keterangan lebih lanjut atas konten yang dibuat olehnya.

Dalam hal ini turut diinformasikan oleh kasi Humas Polres Metro Jakarta AKP Nurma Dewi, jika pemanggilan Baim Wong telah dijadwalkan.

"Dalam waktu dekat sudah dijadwalkan," ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi, Kamis (22/12/2022).

Lebih lanjut pihak kepolisian akan memanggil cameraman yang lain guna dimintai keterangan juga.

"Kemarin kan cameraman-nya baru satu yang diperiksa. Ini untuk cameraman yang lain," kata AKP Nurma Dewi.

Untuk kepastian kapan ayah Kiano dipanggil ke Polres Metro Jakarta belum bisa dipastikan dan yang mengetahui jadwal serta harinya pihak penyidik.

Namun belum ada informasi lebih rinci tentang hari pemanggilan Baim Wong. "Jadwal dan harinya masih di penyidik," kata AKP Nurma Dewi.

baca juga

Konten bertemakan KDRT yang dibuat oleh Baim Wong dan Paula kala itu mendapat berbagai cibiran dari publik.

Banyak dari warganet yang menilai jika Baim dan Paula kurang berimpati dengan kasus KDRT kala utu juga dialami oleh Lesti Kejora.

Walaupun konten yang dibuat telah di take down di kanal YouTubenya serta mendatangi Polsek Kabayoran Lama untuk meminta maaf, mereka tetap harus menjalani proses hukum yang telah dijalani.

Banyak juga yang menilai jika konten yang bertemakan prank terhadap salah satu anggota kepolisian dinilai telah melakukan pelecehan terhadap institusi negara.

Kini Baim Wong dan Paula dilaporkan dengan dua laoporan sekaligus, pertama membuat laporan palsu, kemudian pelanggaran UU ITE.

Terdapat suatu kabar jika Baim kini berusaha untuk membujuk pelapor agar bisa diselesaikan lewat mediasi. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bangga Jadi Seorang Ibu, Ini 9 Artis Pertama Kali Rayakan Hari Ibu

Bangga Jadi Seorang Ibu, Ini 9 Artis Pertama Kali Rayakan Hari Ibu

Entertainment | Jum'at, 23 Desember 2022 | 15:54 WIB

Geregetan, Rizky Billar Cari Netizen yang Sering Bikin Konten dari Masalah Rumah Tangganya

Geregetan, Rizky Billar Cari Netizen yang Sering Bikin Konten dari Masalah Rumah Tangganya

Jogja | Jum'at, 23 Desember 2022 | 15:11 WIB

Tak Tahu Lagu Kejora Milik Lesti, Dewi Perssik Kembali Diserang Fans Leslar

Tak Tahu Lagu Kejora Milik Lesti, Dewi Perssik Kembali Diserang Fans Leslar

Jogja | Jum'at, 23 Desember 2022 | 15:03 WIB

Terkini

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×